Perut Terasa Kembung Usai Pesta Natal? Begini Cara Mengobatinya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 26 Desember 2021 | 16:48 WIB
Perut Terasa Kembung Usai Pesta Natal? Begini Cara Mengobatinya
Ilustrasi perut kembung (Foto: shutterstock)

Suara.com - Salah satu yang tersisa dari pesta perayaan Natal biasanya perut kembung akibat terlalu banyak makan. Selain bisa membuat buncit, perut kembung juga terasa tidak nyaman dan berisiko membuat tubuh terus membuang gas alias kentut.

Konsultan ahli bedah kolorektal di Rumah Sakit King Edward VII, London, Inggris, James Kinross, menjelaskan bahwa makanan berlemak dan makanan olahan, juga yang terlalu tinggi gula, bisa menjadi pemicu perut kembung.

Menurutnya, makanan nabati sebenarnya jauh lebih sehat bagi usus. Namun, jika perut sudah terlanjut kembung, daripada terus malu karena terlalu sering kentut, masih ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

James menyarankan, setelah berpesta, paling tidak keesokan harinya sempatkan untuk berolahraga. Cukup lakukan olahraga sederhana seperti berjalan-jalan selama 45 menit.

Perlu disadari pula bahwa bukan hanya makanan yang bisa menyebabkan kembung, tapi juga minuman.

"Pastikan Anda minum banyak air mineral, jika Anda ingin menikmati alkohol yang mengganggu keseimbangan bakteri di dalam usus," saran James, dikutip dari Metro.

Ia menambahkan, minum alkohol dalam jumlah berlebihan bisa menyulitkan tubuh memecah dan mencerna nutrisi.

"Jadi, jika Anda ingin menikmati satu atau dua minuman (beralkohol), cobalah bergantian di antaranya dengan segelas air mineral," ucapnya.

Ada beberapa langkah lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi perut kembung usai pesta.
Pertama, cobalah mengurangi makanan yang diketahui menyebabkan angin dan kembung, seperti kacang-kacangan, bawang, kubis, kecambah, dan kembang kol.

Kedua, disarankan untuk menambahkan lebih banyak sumber serat makanan, minum banyak cairan dan berolahraga secara teratur. Bahkan jalan cepat 20-30 menit, empat kali seminggu dapat meningkatkan fungsi usus.

Menurut James, cara makan juga bisa berpengaruh. Dengan melambatkan makan dapat membuat perbedaan besar.

Serta duduk selama makan dan tidak terlalu banyak bicara saat mengunyah juga perlu dilakukan. Karena berbicara sambil mengunyah makanan sebenarnya berisiko ikut menelan udara saat makan.

"Jika Anda merasa kembung sangat sering, atau sangat menyakitkan, gejala terasa baru, Anda harus pergi dan menemui dokter," kata James.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Potret Ayu Ting Ting Rayakan Natal Bareng Sahabat, Penuh Toleransi!

6 Potret Ayu Ting Ting Rayakan Natal Bareng Sahabat, Penuh Toleransi!

Entertainment | Minggu, 26 Desember 2021 | 16:27 WIB

Taman Margasatwa Ragunan Dipadati Pengunjung saat Libur Natal 2021

Taman Margasatwa Ragunan Dipadati Pengunjung saat Libur Natal 2021

Foto | Minggu, 26 Desember 2021 | 16:15 WIB

Bulog Pastikan Ketersediaan Daging Kerbau hingga Awal 2022

Bulog Pastikan Ketersediaan Daging Kerbau hingga Awal 2022

Sumbar | Minggu, 26 Desember 2021 | 16:11 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB