Mesti Dihilangkan, Ini 4 Dampak Buruk Stigma Depresi

Senin, 27 Desember 2021 | 19:30 WIB
Mesti Dihilangkan, Ini 4 Dampak Buruk Stigma Depresi
Ilustrasi penyakit mental depresi (pixabay)

Suara.com - Orang yang memiliki masalah kesehatan mental kerap mendapatkan stigma buruk dari masyarakat Indonesia. Mereka sering dianggap kurang iman, kurangnya bersyukur, hingga dianggap berlebihan.

Tanpa disadari, stigma ini telah memberikan dampak yang buruk bagi penderitanya. Jauh dari kata empati dan membantu, stigma ini bisa membuat orang depresi bisa kehilangan percaya dirinya. Bahkan, Psikolog Hanna Hadipranoto M.Psi. juga mengungkapkan 4 dampak buruk dari stimga tersebut.

Bisa Kehilangan Harapan

Stigma buruk tentang depresi tentu bisa berakibat negatif bagi penderitanya. Salah satunya adalah bisa kehilangan harapan. Menurut Hanna, stigma yang diberikan kepada orang yang depresi bisa menimbulkan stigma dari dirinya sendiri. Salah satunya merasa bersalah, merasa tidak baik, hingga merasa tidak berharga untuk siapapun.

Harga Diri Menjadi Lebih Rendah

Ilustrasi depresi (freepik)
Ilustrasi depresi (freepik)

Stigma buruk pada orang depresi bisa memberi efek buruk bagi individu, di mana salah satunya harga diri menjadi lebih rendah. Tidak hanya kehilangan harapan, efek ini terjadi adanya self stigma yang terjadi dari masyarakat.

Kurangnya Pengertian Dari Keluarga Hingga Orang Lain

Stigma buruk tentang orang depresi akhirnya bisa menimbulkan efek yang negatif. Bahkan, individu akan merasakan betapa kurangnya rasa pengertian dari keluarga, teman, dan juga orang lain.

“Karena ada stigma ini, individu merasa bahwa mereka kurang paham dan tidak mengerti tentang depresi,” ungkap Hanna dalam acara webinar Depression: How To Get Rid Of Stigmas About It? Senin (27/12/2021).

Baca Juga: Tidak Percaya Diri Tak Selalu Bersumber dari Pola Pikir Negatif, Mengapa?

Kesulitan Dalam Membangun Hubungan Sosial

Seseorang yang memiliki kesehatan mental yang buruk, ditambah stigma sebelah mata dari masyarakat, dampak negatifnya individu akan kesulitan dalam membangun hubungan sosial.

“Karena orang-orang merasa tidak mau menerima dia. Jadi akhirnya, dia akan merasa terisolasi,” pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI