WHO: Dua Obat Antivirus Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 30 Desember 2021 | 15:59 WIB
WHO: Dua Obat Antivirus Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19
Ilustrasi obat antivirus, virus corona Covid-19. (Elements Envanto)

Suara.com - Sejak awal pandemi, perusahaan manufaktur obat telah mencari cara untuk mengontrol penyebaran virus corona Covid-19 dan meminimalkan implikasi infeksi virus corona.

Sedangkan, peluncuran vaksin Covid-19 merupakan tonggak besar dalam perjuangan kita melawan virus corona Covid-19.

Tapi belakangan, obat antivirus juga dipercaya bisa membantu melawan virus corona Covid-19. Obat antivirus ini mungkin bisa membantu pasien virus corona Covid-19 dengan infeksi parah.

Menurut Direktur Regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Eropa Hans Kluge, obat antivirus ini bisa meningkatkan peluang pasien virus corona Covid-19 bertahan hidup dalam infeksi parah.

European Medicines Agency, regulator obat Uni Eropa telah merekomendasikan penggunaan dua pil antivirus untuk virus corona Covid-19, yakni Paxlovid dari Pfizer dan Molnupiravir dari Merck.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

"Saya menghargai tersedianya obat antivirus ini di pasaran pada tahun 2022 mendatang, yang akan meningkatkan peluang harapan hidup pasien virus corona dengan infeksi parah," kata Kluge dikutip dari Times of India.

Paxlovid dan molnupiravir telah terbukti mengurangi kemungkinan rawat inap atau kematian akibat virus corona Covid-19, terutama pada pasien berisiko tinggi yang masing-masing sebesar 89 persen dan 30 persen.

Kluge juga menekankan bahwa vaksinn Covid-19 generasi berikutnya atau mendatang akan lebih efekktif melawan varian baru virus corona.

"Saya tidak bisa memprediksi masa depan. Tapi, vaksin Covid-19 yang tersedia sekarang ini sudah dirancang untuk melawan virus corona Covid-19 aslinya dan mendatang mungkin akan muncul vaksin Covid-19 untuk varian virus corona," jelasnya.

baca juga

Menurut Pfizer, tes laboratorium menunjukkan Paxlovid juga bekerja melawan varian Omicron yang menyebar cepat.

CEO Albert Bourla memperkirakan bahwa pil tersebut dapat mencegah 1.200 kematian dan 6.000 rawat inap untuk setiap 100.000 pasien virus corona Covid-19 yang minum pil antivirus tersebut.

Sayangnya, otorisasi untuk molnupiravir terbatas pada orang dewasa di atas 18 tahun yang memiliki risiko tinggi penyakit parah. Selain itu, obat antivirus ini juga dianjurkan bagu orang hamil.

Baik pil antivirus dari Pfizer dan Merck harus diminum lebih awal, yakni 3-5 hari setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Lagi, Ahli Temukan Satu Gejala Varian Omicron pada Kulit!

Baru Lagi, Ahli Temukan Satu Gejala Varian Omicron pada Kulit!

Health | Kamis, 30 Desember 2021 | 15:13 WIB

Alert! WHO Sebut Varian Omicron Bisa Bikin Sistem Kesehatan Kewalahan

Alert! WHO Sebut Varian Omicron Bisa Bikin Sistem Kesehatan Kewalahan

Health | Kamis, 30 Desember 2021 | 15:15 WIB

Pasien Omicron di RSPI Sulianto Saroso Dipisahkan Dari Pasien Covid-19 Lain, Kenapa?

Pasien Omicron di RSPI Sulianto Saroso Dipisahkan Dari Pasien Covid-19 Lain, Kenapa?

News | Kamis, 30 Desember 2021 | 13:59 WIB

Terkini

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31 WIB

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:24 WIB

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:23 WIB

×