Dialami Bayi Lesti Kejora, Ini 4 Perawatan yang Diperlukan Bayi Prematur

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 30 Desember 2021 | 16:01 WIB
Dialami Bayi Lesti Kejora, Ini 4 Perawatan yang Diperlukan Bayi Prematur
Foto bayi Lesti Kejora dan Rizky Billar (Instagram)

Suara.com - Kabar bahagia datang dari keluarga kecil Lesti Kejora dan Rizky Billar yang baru saja dikaruniai anak pertama. Meski lahir dalam keadaan prematur, hal ini tidak mengurangi kebahagiaan pasangan pedangdut ini.

Seperti diketahui, Lesti terpaksa melahirkan secara caesar dengan usia kandungan 8 bulan atau 34 minggu, demi keselamatan anak dan ibunya.

Kabar baiknya, bayi Lesti dan Billar yang dipanggil Baby L lahir dalam keadaan sehat dan sempurna meski harus dilahirkan lebih awal.

Sementara itu mengutip Mayo Clinic, Kamis (30/12/2021), merawat bayi prematur tidaklah mudah, karena biasanya ia akan langsung menjalani sejumlah tes, untuk mengantisipasi adanya komplikasi tertentu.

Perlu diketahui, dikatakan bayi prematur apabila kelahiran terjadi di usia kehamilan kurang dari 37 minggu, atau lebih awal dari perkiraan hari lahir.

Berikut ini sederet perawatan yang kemungkinan diperlukan bayi prematur, agar bisa tetap sehat dan bisa tumbuh selaiknya anak kelahiran normal pada umumnya:

1. Dirawat di NICU
Bayi prematur biasanya perlu dirawat di Neonatal Intensive Care Unit (NICU), kamar rawat khusus bayi. Selama di NICU, bayi akan diawasi selama 24 jam untuk memantau kondisinya.

2. Dirawat di Inkubator
Bayi prematur juga kemungkinan harus tinggal inkubator khusus, agar ia tetap hangat dan ia bisa mempertahankan kondisi suhu tubuhnya.

Biasanya juga perawat NICU akan bantu mengarahkan orangtua untuk menggendong bayi mereka. Perawatan ini dikenal dengan metode kanguru, agar terjadinya kontak langsung kulit ke kulit atau skin to skin.

3. Dipantau Tanda Vital Bayi
Pada bayi prematur yang perkembangannya belum sesempurna bayi lahir di usia 9 bulan, akan ditempeli sensor di tubuhnya untuk memantau tekanan darah, detak jantung, pernapasan, dan suhu. Ventilator juga kerap digunakan untuk bantu bayi bernapas.

4. Dirawat di Bawah Lampu Bilirubin
Biasanya ini diberikan pada bayi yang terlahir kuning, tujuannya untuk mengobati penyakit kuning. Dalam perawatan ini bayi akan ditempatkan di bawah seperangkat lampu, yang dikenal sebagai lampu bilirubin.

Lampu tersebut akan membantu sistem tubuh bayi memecah kelebihan bilirubin, yang menumpuk karena liver bayi tidak bisa menyaring atau memecah semuanya.

Selama proses ini, bayi biasanya akan diberikan pelindung mata, agar bisa beristirahat lebih nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timang 'Bayi' Ivan Gunawan, Reaksi Kak Seto Ramai Dapat Sorotan: Tak Habis Pikir

Timang 'Bayi' Ivan Gunawan, Reaksi Kak Seto Ramai Dapat Sorotan: Tak Habis Pikir

Entertainment | Kamis, 30 Desember 2021 | 15:02 WIB

Bagikan Foto Anak, Rizky Billar Iseng saat Bayinya Nangis: Bercengkok Nggak?

Bagikan Foto Anak, Rizky Billar Iseng saat Bayinya Nangis: Bercengkok Nggak?

Entertainment | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:52 WIB

5 Koleksi Kendaraan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Serba Mewah Menawan

5 Koleksi Kendaraan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Serba Mewah Menawan

Otomotif | Rabu, 29 Desember 2021 | 08:43 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB