Ahli Peringatkan Ancaman Mematikan Infeksi Jamur Pada Pasien Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 30 Desember 2021 | 22:10 WIB
Ahli Peringatkan Ancaman Mematikan Infeksi Jamur Pada Pasien Covid-19
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Para ahli memperingatkan infeksi jamur Aspergillus Fumigatus mematikan bagi pasien Covid-19, yang kondisi paru-parunya sedang lemah.

Ahli tersebut adalah Profesor Adilia Warris, co-director dari Medical Research Council Center for Medical Mycology (studi tentang jamur).

Hal yang sama juga disebutkan ahli terkemuka Inggris, David Denning, Profesor Penyakit Menular Universitas Manchester.

Ini karena satu dari tiga pasien Covid-19 harus dirawat secara intensif, karena jamur ini ancaman mematikan untuk pasien Covid-19. Bahkan persentase kematiannya 70 persen bagi pasien Covid-19 yang terinfeksi jamur ini.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Mengutip Daily Mail, Kamis (30/12/2021) jamur Aspergillus Fumigatus pada dasarnya sering ditemukan di sekitar manusia, menyebar di udara, tanah, makanan hingga di bahan organik membusuk seperti kompos taman.

Jamur ini menyebar melalui spora mikroskopis, jamur ini juga telah ditemukan di hamparan bunga di halaman rumah sakit.

Perlu diketahui Aspergillus Fumigatus adalah jamur oportunistik, yang memangsa orang dengan sistem kekebalan sangat lemah karena infeksi penyakit.

Saat menyerang manusia, jamur ini menyebabkan kondisi yang disebut aspergillosis, kondisi yang sangat mempengaruhi paru-paru, karena jamur bisa tumbuh menjadi benjolan seukuran bola tenis, yang sangat sulit dihilangkan.

Mengerikannya lagi, infeksi jamur ini bisa berkembang menjadi aspergillosis invasif, yaitu menyebar hingga kulit, otak, jantung, bahkan ginjal.

baca juga

Aspergillus juga sempat menjadi perhatian, usai Andrew Slorance pejabat pemerintahan Skotlandia, meninggal karena tertular Covid-19, yang akhirnya membuat Menteri Skotlandia untuk menyelidiki rumah sakit tempat pejabat tersebut dirawat.

Slorance meninggal setelah nyaris enam minggu dirawat di rumah sakit Universitas Queen Elizabeth, Glasgow tahun lalu. Ia juga pernah dirawat karena kanker, tapi setelahnya ia tertular Covid-19.

Akhirnya pihak rumah sakit mendiagnosis penyebab kematiannya dengan Pneumonia Covid-19, tapi istrinya meminta salinan catatan medis dan menemukan bahwa suaminya juga terinfeksi Aspergillus Fumigatus di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Tersangka, Joki Vaksinasi 17 Kali Suntik Hanya Wajib Lapor

Jadi Tersangka, Joki Vaksinasi 17 Kali Suntik Hanya Wajib Lapor

Riau | Kamis, 30 Desember 2021 | 20:51 WIB

COVID-19 Mengamuk di Camp Nou, 10 Pemain Barcelona Positif Terpapar

COVID-19 Mengamuk di Camp Nou, 10 Pemain Barcelona Positif Terpapar

Bola | Kamis, 30 Desember 2021 | 20:21 WIB

Varian Omicron vs Delta vs Flu Biasa, Ini Perbedaan Semua Gejalanya!

Varian Omicron vs Delta vs Flu Biasa, Ini Perbedaan Semua Gejalanya!

Health | Kamis, 30 Desember 2021 | 20:53 WIB

Terkini

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Gempa M7,7 Nagekeo NTT Simpan Bahaya Tersembunyi, Ahli ITB Ungkap Potensi Pengulangan Sejarah

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:35 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30 WIB

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

×