Peneliti Dunia Temukan Jawaban Mengapa Omicron Tak Sebabkan Sakit Separah Delta

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 02 Januari 2022 | 17:42 WIB
Peneliti Dunia Temukan Jawaban Mengapa Omicron Tak Sebabkan Sakit Separah Delta
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Penelitian terbaru mengenai virus corona SARS Cov-2 mengungkap penyebab mengapa varian omicron tidak lebih parah dibanding varian delta.

Para peneliti menemukan, salah satu penyebabnya adalah karena virus corona varian omicron memiliki dampak berbeda terhadap paru-paru yang diinfeksi.

Kepala penasihat medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci menjelaskan, meski varian omicron bereplikasi lebih cepat di area bronkus, tetapi proses kembangbiaknya melambat di paru-paru.

"Model hamster dari University of Tokyo menunjukkan bahwa omicron menginfeksi dan menyebar dengan buruk di paru-paru, dan kurang patogen dibandingkan dengan delta pada model hamster. Peneliti Belgia di hamster Suriah melihat hal yang sama," kata Fauci, dikutip dari Fox News.

Fauci membenarkan bahwa data tersebut memang masih terlalu awal. Tetapi semuanya mengindikasikan tingkat keparahan penyakit yang lebih rendah terjadi pada omicron, dibanding varian delta.

Dalam penelitian yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, penulis dari University of Cambridge dan University of Tokyo melaporkan bahwa omicron dapat lebih mampu menghindari antibodi dari vaksin daripada varian sebelumnya.

Untuk mencapai kesimpulan tersebut, berbagai peneliti di dunia seperti, Dr. Kei Sato, Dr. Ravi Gupta, dan lainnya menciptakan virus sintetis dengan mutasi kunci yang ditemukan pada varian omicron dan delta.

Virus palsu itu diuji terhadap sampel darah dari individu yang divaksinasi dua dosis dengan vaksin AstraZeneca maupun Pfizer-BioNTech.

Untuk memahami seberapa efektif omicron memasuki sel, tim menggunakan virus sintetis untuk menginfeksi sel di organoid paru-paru.

baca juga

University of Cambridge menjelaskan dalam rilisnya meski memiliki tiga mutasi yang diprediksi menyebabkan perkembangbiakan virus lebih cepat, tetapi protein lonjakan omicron kurang efisien dalam membelah reseptor protein ACE2.

Meski omicron berhasil memasuki sel paru-paru dengan membelah reseptor ACE2, virus juga kurang mampu membuat kerusakan organ.

Berbeda dengan delta yang bisa menyebabkan fungsi antarsel rusak pada jaringan pernapasan yang pada akhirnya menyebabkan penyakit lebih parah.

Dr. Ravi Gupta menyampaikan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguatkan temuan itu.

"Ini menunjukkan bahwa mutasi omicron menghadirkan virus dengan pedang bermata dua, virus menjadi lebih baik dalam menghindari sistem kekebalan, tetapi mungkin telah kehilangan sebagian kemampuannya untuk menyebabkan penyakit parah," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Tahun, Menko Airlangga Optimistis Fundamental Ekonomi Makin Kuat

Awal Tahun, Menko Airlangga Optimistis Fundamental Ekonomi Makin Kuat

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 17:38 WIB

PTM 100 Persen Segera Dilakukan, KPAI Minta Pemerintah Percepat Program Vaksinasi Anak

PTM 100 Persen Segera Dilakukan, KPAI Minta Pemerintah Percepat Program Vaksinasi Anak

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 17:28 WIB

Omicron Terdeteksi di Jatim, Khofifah Imbau Warga Tidak Panik

Omicron Terdeteksi di Jatim, Khofifah Imbau Warga Tidak Panik

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 17:26 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×