Nindy Ellesse Meninggal karena Paru-Paru Penuh Cairan, Waspadai Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 03 Januari 2022 | 13:06 WIB
Nindy Ellesse Meninggal karena Paru-Paru Penuh Cairan, Waspadai Penyebabnya!
Unggahan Nindy Ellesse [Instagram/@nindy_laoh]

Suara.com - Penyanyi senior Nindy Ellesse meninggal dunia kemarin, Minggu (2/1/2021). Sebelum meninggal dunia, Nindy Ellesse sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Melalui unggahannya di Instagram, Nindy Ellesse mengatakan bahwa paru-parunya penuh dengan cairan. Karena itu, ia harus menjalani pengobatan di rumah sakit untuk mengeluarkan cairan dari paru-parunya.

"Jadi paru-paru aku penuh cairan. Baru diambil dari belakang. Mudah-mudahan tidak ada efek samping," tutur Nindy Ellesse.

Paru-paru yang penuh dengan cairan juga dikenal sebagai edema paru. Kondisi ini terjadi ketika jaringan dan kantung udara di dalam paru-paru berisi cairan, bukan udara.

Kondisi ini pastinya akan membuat penderita kesulitan bernapas. Karena itu, penderita membutuhkan penanganan medis yang cepat dan tepat agar tidak terjadi kematian.

Nindy Ellesse [Instagram/@official.sarikoeswoyo]
Nindy Ellesse [Instagram/@official.sarikoeswoyo]

Dilansir dari Hellosehat, edema paru termasuk kondisi medis yang umumnya terjadi pada orang usia lanjut dan lebih jarang dialami oleh orang yang masih berusia muda.

Edema paru pun terbagi menjadi dua sesuai dengan penyebabnya, yakni kardiogenik dan nonkardiogenik.

1. Kardiogenik

Edeme paru-paru yang disebabkan oleh masalah jantung disebut kardiogenik. Salah satu penyebab utamanya adalah congestive heart failure (CHF) atau gagal jantung kongestif.

baca juga

Gagal jantung ini merupakan ketidakseimbangan fungsi pompa jantung, sehingga jantung tidak bisa mempertahankan sirkulasi darah di dalam tubuhnya.

Edema paru bisa terjadi akibat ketidakseimbangan ini, karena adanya kebocoran di kapiler paru ke bagian interstitium dan alveoli paru-paru.

Beberapa kondisi medis lain yang berhubungan dengan jantung dan bisa menyebabakn edema paru-paru, termasuk:

  • Penyakit jantung koroner
  • Kardiomiopati
  • Gangguan katup jantung
  • Tekanan darah tinggi

2. Nonkardiogenik

Edema paru non kardiogenik lebih jarang terjadi dibandingkan kariogenik. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kerusakan dan peradangan pada jaringan paru-paru.

Kerusakan bisa mengakibatkan jaringan paru-paru membengkak dan penumpukkan cairan pada alveolus paru. Kondisi ini bisa menurunkan kadar oksigen yang tersebar di dalam aliran darah.

Adapun beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan edema paru nonkardiogenik termasuk, gagal ginjal, paparan zat beracun, barada di ketinggian, efek samping pengobatan, masalah sistem saraf, infeksi virus, emboli paru dan sindrom gagal napas akut (ARDS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paru-paru Nindy Ellesse Dipenuhi Cairan Sebelum Meninggal, Ini Sebab dan Gejalanya

Paru-paru Nindy Ellesse Dipenuhi Cairan Sebelum Meninggal, Ini Sebab dan Gejalanya

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 11:26 WIB

Penelitian: Varian Omicron Bisa Pengaruhi Paru-Paru dengan Cara Berbeda

Penelitian: Varian Omicron Bisa Pengaruhi Paru-Paru dengan Cara Berbeda

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 11:59 WIB

Studi: Protein Lonjakan Varian Omicron Mengurangi Cara Patogen Bereplikasi di Paru-Paru

Studi: Protein Lonjakan Varian Omicron Mengurangi Cara Patogen Bereplikasi di Paru-Paru

Health | Senin, 20 Desember 2021 | 13:05 WIB

Terkini

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

×