Ilmuwan Menemukan Pola di Otak yang Berhubungan dengan Gangguan OCD

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 20:45 WIB
Ilmuwan Menemukan Pola di Otak yang Berhubungan dengan Gangguan OCD
Obsessive Compulsive Disorder (OCD), (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan sudah mampu mengamati aktivitas otak yang terkait dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD) secara lebih rinci dari sebelumnya. Apabila sinyal saraf ini dapat diidentifikasi, artinya membuka peluang untuk mengatasinya.

Berdasarkan Science Alert, OCD memengaruhi hingga dua dari setiap 100 orang dewasa. Meski berbagai perawatan dan obat-obatan tersedia, diperkirakan 25% hingga 40% dapat menyebabkan pikiran mengganggu dan perilaku kompulsif, sehingga memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Dalam studi terbaru ini, tim peneliti mengidentifikasi pola di dalam bagian otak yang diperkirakan terkait dengan OCD, disebut cortico-striatal-thalamo-cortical (CSTC).

Cortico-striatal-thalamo-cortical (CSTC) merupakan sirkuit otak yang mengontrol eksekusi gerakan, pembentukan kebiasaan, dan penghargaan. Hiperaktivitas di jalur CSTC terlibat dalam gangguan OCD.

Ilustrasi berpikir. (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi penderita OCD (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Meski sudah menemukan hal ini, peneliti mengatakan bahwa penelitian ini masih tahap awal. Mereka belum mengetahui secara jelas arti dari sinyal tersebut atau bagaimana sinyal itu mungkin dimanipulasi.

Jadi, para peneliti mengatakan harus ada studi lanjutan terhadap lebih banyak peserta dan dilakukan dalam jangka waktu lebih lama.

OCD merupakan gangguan kompleks yang memengaruhi setiap pengidapnya secara berbeda dalam banyak cara. Itulah sebabnya pendekatan pengobatan yang dipersonalisasi bisa menjadi cara terbaik ke depannya.

Studi seperti ini juga dapat mengungkapkan bagaimana OCD mengendalikan otak serta menunjukkan bagaimana efek dari gangguan tersebut dapat dikurangi.

"Semakin baik kita memahami tanda saraf kesehatan dan penyakit, semakin besar peluang kita menggunakan DBS (perangkat stimulasi otak dalam) agar berhasil mengobati gangguan otak seperti OCD," jelas ahli saraf Sameer Sheth dari Baylor College of Medicine Texas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Curhat Punya Kakak OCD: Tas Dia Lebih Tertata daripada Hidup Gue

Viral Curhat Punya Kakak OCD: Tas Dia Lebih Tertata daripada Hidup Gue

Hits | Kamis, 06 Mei 2021 | 12:05 WIB

Studi JAMA: Antidepresan OCD Bisa Ringankan Gejala Pernapasan Covid-19

Studi JAMA: Antidepresan OCD Bisa Ringankan Gejala Pernapasan Covid-19

Health | Sabtu, 14 November 2020 | 13:44 WIB

Pandemi Virus Corona Bikin Gejala OCD pada Anak dan Remaja Memburuk!

Pandemi Virus Corona Bikin Gejala OCD pada Anak dan Remaja Memburuk!

Health | Kamis, 12 November 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB