5 Tips Membangun Kepribadian Anak Agar Tumbuh Menjadi Sosok yang Baik

Risna Halidi

Rabu, 05 Januari 2022 | 16:02 WIB
5 Tips Membangun Kepribadian Anak Agar Tumbuh Menjadi Sosok yang Baik
ilustrasi orangtua dan anak sedang bermain.[Pexels]

Suara.com - Semua orangtua mendambakan anak memiliki kepribadian yang baik seperti bersikap sopan santun dan hormat kepada sesama. Namun hal yang perlu diketahui, kepribadian tersebut tidak bisa didapatkan dengan instan.

Perlu peran aktif orangtua dalam proses perkembangan kepribadian anak. Oleh karena itu, membangun kepribadian anak menjadi bagian tanggung jawab orangtua.

Dilansir dari Times of India, berikut beberapa tips yang perlu diketahui dalam membangun kepribadian anak:

1. Menjadi Pendengar yang Baik
Anakmu pasti ingin menceritakan segalanya denganmu. Kita semua tahu bahwa ide anak sangatlah berbeda dengan orang dewasa. Saat anak membicarakan tentang hal yang tidak penting, mereka akan berharap untuk didengarkan karena menurut mereka hal tersebut penting.

Sebaiknya buatlah mereka merasa didengarkan dan dimengerti dalam tahap formatifnya. Mereka akan merasa percaya diri dan aman denganmu. Mereka akan tumbuh menjadi seseorang yang percaya diri dan akan mendengarkan orang lain dengan baik.

2. Tidak Membandingkan Anak
Setiap anak unik dan berbeda-beda. Mereka akan andal dalam satu atau dua hal, tetapi bukan semua hal. Oleh karena itu, akan selalu ada ruang untuk mereka.

Saat orangtua membandingkan anak dengan anak lain, itu dapat merendahkan harga diri dan kepercayaan diri anak. Daripada membandingkan mereka, lebih baik mendorong dan menghargai mereka.

3. Batasi Barang Elektronik
Terlalu banyak bermain elektronik dapat menghambat perkembangan sosial dan intelektual anak serta kecanduan. Hal tersebut akan membuat anakmu kehilangan waktu untuk beristirahat dengan orang lain.

Orangtua harus memastikan bahwa anak mereka menghabiskan waktu lebih banyak dengan mengobrol, bukannya bermain ponsel atau barang elektronik lainnya.

baca juga

4. Mendorong Kemandirian
Anak-anak adalah makhluk kecil dan rapuh. Mereka memiliki banyak kegiatan yang baru pertama kali dilakukan. Contohnya, berjalan, berbicara, makan, merangkak dan membaca.

Kamu perlu berhati-hati dengan menyesuaikan batas waktunya. Jika kamu memberikan bantuan berlebihan padanya, itu akan membuat mereka bergantungan kepadamu.

Biarkanlah ia menjadi mandiri dan membiarkannya melakukan sesuatu. Hal ini akan menjadi cara yang baik untuk mengembangkan kepribadian yang mandiri.

5. Mengizinkan Waktu Bebas untuk Bermain
Generasi ini memiliki perkembangan teknologi yang pesat. Mereka akan ketergantungan yang berlebihan pada dunia virtual. Oleh karena itu, ada baiknya untuk memberikan permainan yang bebas dan mengizinkan anak-anak.

Semangat tim, berbagi, peduli dan ketahanan akan ditanamkan dengan bermain secara bebas dan interaksi bersama anak lainnya. Ingat, bermain bebas juga penting untuk fisik dan perkembangan mental anak.

Itulah lima tips membangun kepribadian anakmu. Yuk terapkan di rumah! (Maria Mery Cristin Nainggolan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anya Dwinov Tak Mau Punya Anak, Alasannya Menyentuh

Anya Dwinov Tak Mau Punya Anak, Alasannya Menyentuh

Entertainment | Rabu, 05 Januari 2022 | 14:54 WIB

Terpisah Dengan Keluarga di Kawasan Pura Besakih, Anak Laki-laki Ini Tak Mau Bicara

Terpisah Dengan Keluarga di Kawasan Pura Besakih, Anak Laki-laki Ini Tak Mau Bicara

Bali | Rabu, 05 Januari 2022 | 14:49 WIB

5 Hal yang Harus Diperhatikan Pasangan Sebelum Memutuskan Memiliki Momongan

5 Hal yang Harus Diperhatikan Pasangan Sebelum Memutuskan Memiliki Momongan

Lifestyle | Rabu, 05 Januari 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×