Wanita Ini Kesulitan Tidur selama 4 Tahun, Pernah Sama Sekali Tidak Tidur Beberapa Pekan

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 06 Januari 2022 | 07:30 WIB
Wanita Ini Kesulitan Tidur selama 4 Tahun, Pernah Sama Sekali Tidak Tidur Beberapa Pekan
Ilustrasi tidur tidak berkualitas (freepik/Jcomp)

Suara.com - Seorang wanita berusia 39 tahun bernama Malgorzata Sliwinska kesulitan tidur selama empat tahun akibat gangguan tidur langka somniphobia.

Ibu satu anak ini sama sekali tidak bisa tidur. Kondisinya ini telah memengaruhi kehidupan sehari-harinya, membuatnya kelelahan, depresi, dan seringnya tidak dapat bekerja.

"Pikirkan betapa buruknya perasaanmu setelah hanya satu malam tanpa tidur, lalu coba bayangkan tidak tidur selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu," tutur wanita yang berasal dari Polandia ini, dilansir The Sun.

Ia mengalami sakit kepala hebat, mata yang sangat kering hingga merasa seperti terbakar. Malgorzata juga mengalami gangguan ingatan jangka pendek dan sering menangis tanpa alasan.

Namun, Malgorzata mengatakan bahwa ia pernah tertidur nyenyak tanpa merasa kesulitan atau khawatir sama sekali. Bahkan, ia belum pernah mengalami insomnia.

Hingga suatu malam ia sama sekali tidak bisa tidur, yang terjadi pada Minggu malam di tahun 2017.

Ilustrasi tidur. (unsplash)
Ilustrasi tidur. (unsplash)

Setelah beberapa hari tidak bisa tidur, Malgorzata pun pergi ke dokter dan melakukan semua yang disarankan, dari minum obat hingga terapi. Namun ternyata hasilnya tidak lama.

"Otakku dalam keadaan siaga tinggi, tidak mau mati!" katanya.

Ia pun kembali mencoba meminum obat tidur. Beberapa berhasil membantunya tidur selama beberapa jam, sementara yang lain memperburuk keadaan.

Akhirnya seorang dokter di rumah sakit swasta memberinya pil tidur Zolpidem, yang efektif, tetapi obat ini ternyata menyebabkan ketagihan. Namun, Malgorzata tidak diperingatkan.

Ketika berhenti minum pil tersebut, hasilnya justru menjadi bencana.

"Selama tiga minggu penuh di bulan Agustus 2018 aku tidak bisa tidur sedikitpun. Itu seperti bentuk penyiksaan. Pada akhirnya aku menderita kecemasan dan serangan panik. Aku tidak dapat berfungsi," sambungnya.

Semua berlangsung hingga 2020, ketika ia didiagnosis dengan somniphobia.

"Insomnia berarti kau mengalami kesulitan untuk tertidur atau tetap tertidur, tetapi orang-orang dengan somniphobia juga menderita kecemasan parah untuk tertidur," tambahnya.

Tetapi sekarang, Malgorzata berhasil tidur sekitar dua atau tiga malam setiap minggu, dengan bantuan tablet tidur.

Dia juga mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kecemasannya menjelang tidur, termasuk berjalan 10.000 langkah setiap hari dan berlatih yoga dan meditasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Edward Tirtanata Dirikan Kopi Kenangan: Sulit Tidur Hingga Pertahankan Kualitas

Curhat Edward Tirtanata Dirikan Kopi Kenangan: Sulit Tidur Hingga Pertahankan Kualitas

Bisnis | Minggu, 02 Januari 2022 | 08:47 WIB

6 Cara Mengatasi Sulit Tidur, Agar Tidak Berakibat Buruk bagi Kesehatan

6 Cara Mengatasi Sulit Tidur, Agar Tidak Berakibat Buruk bagi Kesehatan

Your Say | Minggu, 12 Desember 2021 | 17:15 WIB

Kenali 5 Tanda Menopause, Salah Satunya Sulit Tidur

Kenali 5 Tanda Menopause, Salah Satunya Sulit Tidur

Your Say | Kamis, 02 Desember 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB