Penelitian: Bayi Kelahiran Awal Pandemi Punya Kemampuan Motorik Lebih Rendah

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 06 Januari 2022 | 22:27 WIB
Penelitian: Bayi Kelahiran Awal Pandemi Punya Kemampuan Motorik Lebih Rendah
Ilustrasi Bayi. (Pixabay)

Suara.com - Fakta menyedihkan terungkap bahwa bayi yang lahir di awal pandemi Covid-19, punya keterampilan motorik dan sosial lebih lambat dibandingkan dengan bayi yang lahir sebelum pandemi.

Potret ini terungkap melalui penelitian dari Universitas Columbia, yang diterbitkan di JAMA Pediatrics, mengutip Insider, Kamis (6/1/2022).

Dalam penelitian ini disebutkan, terlepas dilahirkan dari ibu yang terinfeksi Covid-19 atau tidak, tetap saja rerata bayi kelahiran awal pandemi punya perkembangan motorik dan sosial yang lebih lambat.

Menurut peneliti utama, Dr. Dani Dumitriu, tingkat stres ibu hamil diperparah oleh pandemi, yang berimbas pada skor perkembangan bayi yang dilahirkannya.

"Kami ingin orangtua tahu bahwa temuan dalam penelitian kecil kami, bukan berarti karena ini perkembangan anak akan terus terganggu di kemudian hari," ujar Dumitriu.

Adapun melambatnya keterampilan motorik dan sosial anak yang dimaksud, yaitu tahap perkembangan yang masih sangat awal, dan masih banyak peluang untuk mengatasinya.

"Banyak peluang untuk mengubah dan mengarahkan perkembangan bayi ini ke skor yang seharusnya," sambung Dumitriu.

Dalam prosesnya, peneliti melihat kuesioner orangtua dari 255 bayi yang lahir di dua rumah sakit New York City antara Maret hingga Desember 2020.

Kuesioner dianggap selesai jika bayi sudah berusia 6 bulan. Orangtua akan ditanya tentang keterampilan berkomunikasi bayi, seperti jeritan.

Lalu juga seputar keterampilan motorik kasar dan motorik halus, seperti kemampuan meraih benda dengan kedua tangan. Seputar pemecahan masalah, apakah bayi mencari mainan yang ia jatuhkan, dan keterampilan sosial seperti bayi tersenyum saat di depan cermin.

Setelahnya peneliti menemukan skor rerata lebih rendah pada keterampilan motorik kasar dan halus, serta keterampilan sosial, jika dibandingkan dengan 62 anak berusia 6 bulan yang lahir di rumah sakit yang sama sebelum pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Langka, Bayi Kembar Ini Bisa Lahir dengan Tahun yang Berbeda

Fenomena Langka, Bayi Kembar Ini Bisa Lahir dengan Tahun yang Berbeda

Batam | Kamis, 06 Januari 2022 | 20:36 WIB

Bayi Tijengkang Dari Rak Televisi, Ibu Sigap Tangkap Pakai Kaki: Kirain Bakal Dijuggling

Bayi Tijengkang Dari Rak Televisi, Ibu Sigap Tangkap Pakai Kaki: Kirain Bakal Dijuggling

Kaltim | Kamis, 06 Januari 2022 | 15:50 WIB

Wanita Ini Dapat Titipan Baju Bayi Suami dari Ibu Mertua, Pesannya Bikin Haru

Wanita Ini Dapat Titipan Baju Bayi Suami dari Ibu Mertua, Pesannya Bikin Haru

Lifestyle | Kamis, 06 Januari 2022 | 14:53 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB