Kenali Gejala Degenerasi Makula dan Penanganannya Sedini Mungkin

Yasinta Rahmawati

Selasa, 11 Januari 2022 | 12:23 WIB
Kenali Gejala Degenerasi Makula dan Penanganannya Sedini Mungkin
Foto oleh Craig Dennis dari Pexels

Suara.com - Degenerasi makula merupakan satu gangguan penglihatan yang dialami oleh orang yang sudah berusia lanjut. Secara umum, pengaruh utamanya ada di penurunan kemampuan di indra penglihatan, sehingga cukup mengganggu jika tak ditangani dengan tepat.

Sebenarnya degenerasi makula umumnya terjadi pada orang-orang berusia di atas 60 tahun. Namun pada orang yang memiliki pola hidup kurang sehat, degenerasi makula bisa terjadi lebih cepat. Misalnya karena kebiasaan merokok, kelebihan berat badan atau obesitas, hipertensi, faktor keturunan atau etnis tertentu (lebih umum muncul di kalangan etnis Kaukasia), dan terlalu banyak terpapar sinar matahari.

Lalu Bagaimana Cara Mengenali Gejalanya?

Sebenarnya jika dilihat secara teknis, gejala dari degenerasi makula ini sangat jelas. Beberapa gejalanya adalah sebagai berikut.

  • Penurunan kemampuan penglihatan
  • Mengurangnya jarak pandang optimal
  • Penglihatan menjadi buram
  • Terasa muncul garis-garis pada pandangan
  • Sulit melihat secara fokus di ruangan atau area bercahaya redup

Gejala ini tentu akan sangat mudah dikenali ketika seorang cukup cermat, atau melakukan kontrol kondisi mata secara rutin. Secara medis sendiri, kondisi mata idealnya dikontrol setidaknya 2 tahun sekali dengan mengunjungi dokter mata.

Nantinya, kacamata bantu penglihatan tak mesti digunakan  saat menyetir [Shutterstock].
Ilustrasi gangguan penglihatan. [Shutterstock].

Kapan Waktu Ideal Ke Dokter Mata

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, kontrol sebaiknya dilakukan rutin 2 tahun sekali. Jangka waktu ini ideal untuk Anda yang berusia di bawah 40 tahun. Biarkan dokter melihat kondisi mata, dan sampaikan jika ada keluhan terkait dengan kemampuan penglihatan Anda.

Untuk Anda yang sudah berusia di atas 40 tahun, pemeriksaan rutin bisa dilakukan 1 tahun sekali untuk mendeteksi adanya gangguan atau gejala dari degenerasi makula. Memang, idealnya degenerasi ini terjadi pada seorang berusia di atas 50 tahun. Tapi karena progres degenerasi sangat lambat, bisa memakan waktu 5 sampai 10 tahun, maka sangat baik jika bisa dideteksi potensi atau gejalanya sedini mungkin.

Biasanya ketika seorang mengalami degenerasi makula, dan berhasil dideteksi sedini mungkin, tindakan yang dilakukan adalah pemasangan lensa buatan untuk menopang fungsi mata, atau obat khusus. Ada juga opsi terapi laser untuk Anda yang menginginkannya.

baca juga

Memang degenerasi makula sendiri adalah kondisi alami. Namun jika bisa dideteksi lebih awal, maka penanganannya juga bisa membawa hasil yang lebih baik. Semoga artikel ini berguna, dan selamat beraktivitas kembalI!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui Faktor Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya

Ketahui Faktor Penyebab Bintitan dan Cara Mengatasinya

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 17:10 WIB

Ulasan Buku Iktiraf Sekuntum Melati: Belajar Optimis dari Tokoh Yasmin

Ulasan Buku Iktiraf Sekuntum Melati: Belajar Optimis dari Tokoh Yasmin

Your Say | Minggu, 09 Januari 2022 | 16:44 WIB

Wisatawan Ini Bergurau Sambil Teriak di Tempat Sakral Nusa Penida Bali, Ini Yang Terjadi

Wisatawan Ini Bergurau Sambil Teriak di Tempat Sakral Nusa Penida Bali, Ini Yang Terjadi

Bali | Sabtu, 08 Januari 2022 | 18:37 WIB

Terkini

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

×