5 Booster Vaksin Covid-19 yang Telah Dizinkan BPOM, Cek Tingkat Antibodi dan Efek Samping

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 11 Januari 2022 | 12:55 WIB
5 Booster Vaksin Covid-19 yang Telah Dizinkan BPOM, Cek Tingkat Antibodi dan Efek Samping
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorisation (EUA) terhadap lima jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan sebagai booster.

Ketua BPOM Penny Lukito menyampaikan, penerbitan EUA untuk booster vaksin Covid-19 perlu dikeluarkan karena antibodi dari vaksinasi primer (dosis pertama dan kedua) terbukti menurun seiring waktu.

"Data imunogenisitas dari uji klinis menunjukkan adanya penurunan antibodi yang signifikan, menurun sampai di bawah 30 persen. Itu terjadi setelah 6 bulan pemberian vaksin primer yang lengkap. Oleh karena itu diperlukan pemberian vaksin boster," kata Penny dalam konferensi pers daring, Senin (10/1/2022).

Penny menekankan bahwa penurunan titer antibodi pada setiap jenis vaksin berbeda-beda. Namun, secara umum, dipastikan bahwa penerima vaksin Covid-19 dengan jenis apa pun di Indonesia perlu mendapatkan booster, apabila memenuhi syarat.

Terkait efek samping, menurut Penny, relatif ringan.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

"Hasil evaluasi dari aspek keamanan kelima vaksin booster tersebut menunjukan bahwa frekuensi, jenis, dan keparahan dari Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) yang dilaporkan setelah pemberian booster umumnya bersifat ringan dan sedang," ujarnya.

Lima jenis vaksin untuk booster yang baru diberikan EUA oleh BPOM juga memiliki peningkatan titer antibodi yang berbeda-bedanya. 

Vaksin ada yang berupa homolog atau pemberian dosis vaksin 1-3 menggunakan platform dan merek yang sama. Juga heterolog yang berarti pemberian vaksin dosis booster berbeda jenis dengan pemberian vaksin dosis 1 dan 2.

Berikut perbedaan tingkat kenaikan titer antibodi dari kelima vaksin booster Covid-19 tersebut.

baca juga

1. Vaksin Coronavac 

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Bio Farma ini termasuk homolog. Sebagai vaksin booster, pemberiannya cukup 1 dosis dengan keda waktu minimal 6 bulan dari vaksinasi primer dosis lengkap. 

Vaksin booster Coronavac boleh diberikan kepada orang berusia di atas 18 tahun. Peningkatan titer antibodi netralisasi mencapai 21-35 kali setelah 28 hari penyuntikkan.

2. Vaksin Pfizer 

Sebagai dosis lanjutan homolog, booster Pfizer dapat diberikan sebanyak 1 dosis dengan jeda minimal 6 bulan pasca vaksinasi primer dosis lengkap kepada orang di atas usia 18 tahun. Peningkatan nilai titer antibodi netralisasi setelah 1 bulan pemberian booster sebesar 3,29 kali.

3. Vaksin AstraZeneca

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Tangerang Susun Rencana Vaksinasi Booster Buat Lansia

Pemkot Tangerang Susun Rencana Vaksinasi Booster Buat Lansia

Banten | Selasa, 11 Januari 2022 | 12:08 WIB

Vaksinasi Booster Dimulai Besok, KSP: Dipakai 120 Negara, Masyarakat Jangan Khawatir Lagi

Vaksinasi Booster Dimulai Besok, KSP: Dipakai 120 Negara, Masyarakat Jangan Khawatir Lagi

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 11:22 WIB

Pemerintah Siapkan 4 Jenis Vaksin Booster Mulai Rabu Besok

Pemerintah Siapkan 4 Jenis Vaksin Booster Mulai Rabu Besok

Bisnis | Selasa, 11 Januari 2022 | 10:53 WIB

Terkini

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

×