Jadi Perdebatan, Benarkah Varian Omicron Berpotensi Jadi Akhir Pandemi Virus Corona?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 13 Januari 2022 | 16:18 WIB
Jadi Perdebatan, Benarkah Varian Omicron Berpotensi Jadi Akhir Pandemi Virus Corona?
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Sejauh ini, varian Omicron diketahui hanya menyebabkan infeksi ringan. Tapi, tingkat penularan varian Omicron ini 4 kali lebih besar dibandingkan varian Delta.

Karena itu, para ahli kesehatan cukup khawatir dan menyarankan semua orang untuk melakukan tindakan pencegahan penularan varian Omicron.

Di sisi lain, beberapa ahli mengklaim bahwa infeksi varian Omicron yang meluas justru bisa mendorong berakhirnya pandemi virus corona Covid-19.

Karena varian Omicron hanya menyebabkan gejala ringan dan pasien cenderung tidak membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, para ahli percaya bahwa itu bisa membangun kekebalan populasi yang lebih luas.

Jika Anda sebelumnya pernah terinfeksi virus corona Covid-19, Anda tentu bisa berharap mengembangkan tingkat kekebalan tertentu terhadap virus corona Covid-19 yang mematikan.

Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/Coyot)

Banyak ahli yang menyampaikan gagasan bahwa varian Omicron ini bisa bertindak sebagai vaksin Covid-19 alami.

Profesor Ian Jones, seorang ahli virologi di University of Reading, baru-baru ini mendukung gagasan yang mengatakan bahwa varian Omicron ini menyerupai flu biasa.

Varian Omicron juga tidak menimbulkan bahaya bagi orang yang sehat dan bugar. Ia juga menyatakan bahwa varian Omicron dapat meningkatkan kekebalan tanpa menyebabkan penyakit serius.

Namun dilansir dari Times of India, banyak gagasan yang mengatakan bahwa anggapan itu justru membahayakan. Menurut para ahli terkemuka, varian Omicron hampir tidak terbendung dan akan mempengaruhi populasi yang besar.

baca juga

Mengingat varian Omicron ini bisa berdampak pada saluran pernapasan bagian atas dan tidak enyebabkan kerusakan besar pada paru-paru, banyak yang percaya bahwa penyakit ini ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif.

Dr Monica Gandhi, pakar penyakit menular dari Universitas California percaya bahwa jika keadaan terus berlanjut, Omicron akan membantu mengakhiri pandemi.

Dr Gandhi menyatakan virus corona ini akan selalu bersama kita, tetapi harapan saya adalah varian Omicron ini bisa menyebabkan begitu banyak kekebalan sehingga akan memadamkan pandemi.

Pakar lebih lanjut menambahkan bahwa Omicron bisa mengubah pandemi menjadi endemik, kecuali varian virus corona yang lebih menular muncul.

Dalam hal ini, endemik berarti bahwa penyakit ini tidak akan menjadi perhatian banyak dan orang akan belajar untuk mengatasi serta menghadapinya.

Tapi, anggapan bahwa varian Omicron ini bisa menjadi akhir pandemi virus corona Covid-19 masih menjadi perdebatan di antara para ahli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip dengan Orang Dewasa, Ini Gejala Virus Corona Varian Omicron pada Anak!

Mirip dengan Orang Dewasa, Ini Gejala Virus Corona Varian Omicron pada Anak!

Health | Kamis, 13 Januari 2022 | 15:10 WIB

Euforia Booster Jangan Bikin Vaksin Dosis Satu dan Dua Terbengkalai, Apalagi untuk Lansia

Euforia Booster Jangan Bikin Vaksin Dosis Satu dan Dua Terbengkalai, Apalagi untuk Lansia

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:01 WIB

Pemkot Kediri Sampai Siagakan Call Center Tempat Mengadu Sebagai Antisipasi Penyebaran Omicron

Pemkot Kediri Sampai Siagakan Call Center Tempat Mengadu Sebagai Antisipasi Penyebaran Omicron

Jatim | Kamis, 13 Januari 2022 | 13:12 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB