facebook

Pernah Terinfeksi Varian Omicron, Dokter Faheem Younus Sarankan Penggunaan Masker KN95

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Pernah Terinfeksi Varian Omicron, Dokter Faheem Younus Sarankan Penggunaan Masker KN95
Ilustrasi masker N95. (Unsplash)

Seorang dokter menyarankan penggunaan masker N95 atau KN95, karena pernah terinfeksi varian Omicron.

Suara.com - Seorang pakar penyakit menular di Amerika Serikat, dr Faheem Younus, baru-baru ini membagikan pengalamannya yang sempat terinfeksi virus corona varian Omicron 2 minggu lalu.

Melalui cuitannya di Twitter, dr Faheem Younus mengatakan bahwa pemakaian masker cukup bekerja efektif dalam mencegah penularan virus corona Covid-19.

Ia mengaku sudah lebih dari 1.000 kali dalam 2 tahun terakhir ini berhadapan dengan pasien virus corona Covid-19. Tetapi, ia tidak pernah terinfeksi virus corona Covid-19.

Faheem Younus justru terpapar virus corona Covid-19 ketika menghadiri pertemuan keluarga tanpa masker selama 2 hari. Ia pun menyarankan orang-orang untuk memakai masker N95 atau KN95 yang paling efektif.

Baca Juga: Kencangkan Masker, Menkes Sebut 90 Persen Penularan Lokal Omicron Bakal Terjadi di Jakarta

"Saya sudah lebih dari 1.000 kali dalam 2 tahun menangani pasien virus corona, tetapi tidak terinfeksi karena memakai masker dan APD. Tapi, saya justru terpapar virus corona karena pertemuan keluarga tanpa masker," kata dr Faheem Younus di Twitter.

ilustrasi masker (Dok. Envato)
ilustrasi masker (Dok. Envato)

Selain penggunaan masker, dr Faheem juga menyinggung soal efektivitas vaksin Covid-19 dalam melindungi diri dari virus corona Covid-19.

Menurutnya, suntikan booster vaksin Covid-19 mulai efektif melindungi orang dari virus corona setelah 5 hari dan penggunaan masker tetap wajib.

Sebab, dr Faheem sudah membuktikan manfaat vaksinasi lengkap bahwa ia tidak mengalami infeksi parah atau membutuhkan ventilator dengan rawat inap di rumah sakit ketika terinfeksi varian Omicron.

Ia juga tidak membutuhkan antibodi monoklonal, steroid, antibiotik atau paxlovid. Ia cukup melakukan terapi simtomatik tanpa mengonsumsi ivermectin, HCQ dan zinc.

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Pengaruhi Otak, Berikut 7 Dampaknya!

"Tingkatkan semangat dan pakai masker KN95. Jika Anda terserang virus corona, Anda akan lebih besar kemungkinannya untuk pulih," tegasmnya.

Faheem pun menyarankan semua orang untuk menyadari risiko kematian dari virus corona Covid-19 tersebut, baik sedang atau tidak sedang terinfeksi.

Jangan pernah mengambil langkah yang berisiko, seperti tidak memakai masker karena hanya akan merugikan diri sendiri dan orang di sekitar.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar