Batuk akibat Virus Corona Covid-19, Begini Cara Mengatasinya!

Senin, 17 Januari 2022 | 11:53 WIB
Batuk akibat Virus Corona Covid-19, Begini Cara Mengatasinya!
Ilustrasi Batuk. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 adalah penyakit pernapasan yang bisa menyebabkan gejala ringan hingga sedang. Dalam kasus tertentu, virus corona Covid-19 bisa menyebabkan infeksi parah yang membutuhkan rawat inap hingga kematian.

Sejauh ini, virus corona Covid-19 dan variannya berdampak pada sistem pernapasan bagian atas yang bisa menyebabkan gejala berupa gatal, sakit tenggorokan dan batuk.

Menurut penelitian The Lancet, batuk kering salah satu gejala paling umum virus corona Covid-19. Sekitar 60 hingga 70 persen pasien virus corona bergejala mengalami batuk kering.

Batuk akibat virus corona Covid-19 ini pasti tidak nyaman dan cukup mengganggu aktivitas. Dr Satish KS, Konsultan Senior Dokter Dada, Rumah Sakit Fortis, Cunningham Jalan, mengatakan Batuk adalah mekanisme tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari iritasi yang tidak diinginkan.

Dilansir dari Times of India, batuk merupakan tindakan defensif alami tubuh untuk mengusir iritasi seperti lendir, serbuk sari, asap atau alergen.

Ilustrasi batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Untungnya, ada berbagai cara untuk mengobatinya, baik secara medis maupun alami. Batuk kering terus-menerus bisa diobati dengan cara yang sama seperti virus flu lainnya.

Dengan obat kumur, seseorang dapat menemukan kelegaan dan meringankan gejala pernapasan lainnya menggunakan obat anti alergi yang diresepkan oleh dokter.

Tetap terhidrasi dan meningkatkan kekebalan seseorang dengan bantuan makanan bergizi dan suplemen adalah beberapa cara alami untuk membantu mengobati batuk.

Pada beberapa kasus yang parah, dokter merekomendasikan obat-obatan seperti inhaler/pelega tenggorokan dekongestan sesuai resep.

Baca Juga: Mulai dari Sakit Kepala Hingga Stroke, Begini Cara Virus Corona Mempengaruhi Otak Manusia

Anda juga perlu tahu bahwa antibiotik tidak memiliki efek apapun pada infeksi virus corona Covid-19. Selain itu, Dr Satish juga tidak menganjurkan penggunaan antibiotik secara rutin guna mengobati virus corona Covid-19.

Anda bisa dikatakan menggunakan antibiotik berlebihan, bila meminumnya di kala tidak diperlukan. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sepertiga hingga setengah penggunaan antibiotik pada manusia tidak diperlukan atau tidak tepat.

Minum antibiotik berlebihan sangat tidak dianjurkan oleh dokter. Karena, hal ini bisa menimbulkan resistensi antibiotik pada bakteri.

Bakteri akan menjadi tak terkalahkan untuk pengobatan akibat konsumsi antibiotik berlebihan. Selain itu, antibiotik dapat memicu beberapa efek samping termasuk pusing, muntah, infeksi jamur dan reaksi alergi, kesulitan bernapas dan banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI