Begini Cara Mengontrol Kadar Gula dalam Darah Bagi Pengindap Kanker

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 17 Januari 2022 | 20:15 WIB
Begini Cara Mengontrol Kadar Gula dalam Darah Bagi Pengindap Kanker
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Metode kemoterapi selama pengobatan kanker dapat menganggu kadar gula darah, yang pada akhirnya berisiko menyebabkan komplikasi. Untuk itu penting mengetahui cara mengontrol kadar gula darah pada pasien kanker.

Parahnya lagi, menderita penyakit kanker dapat melipatgandakan komplikasi dan kematian yang lebih tinggi terutama pada pasien diabetes.

Lalu, bagaimana agar pengobatan kanker tersebut tidak meningkatkan kadar glukosa dalam darah?

Hal yang perlu diingat, lakukan diet sehat kaya buah-buahan, sayuran dan biji-bijian yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes dan pradiabetes.

"Pertahankan pola makan yang sehat. Konsumsi banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Batasi asupan daging merah dan makanan olahan yang Anda makan. Perhatikan ukuran porsi Anda," saran Dr Jitendra Pahlajani, seorang Onkologi Medis di Pusat Kanker HCG Jaipur.

Lebih lanjut, Jitendra menyebut ada tips lainnya. Dikutip dari Hindustan Times, berikut paparannya:

  • Berolahraga secara teratur dan tetap bugar. Hal ini bertujuan agar pasien tetap memiliki aktivitas fisik sedang atau olahraga berat setiap hari.
  • Untuk mencegah kanker, batasi asupan alkohol karena dikenal tinggi kalori dan gula. Penelitian menunjukkan bahwa minum berlebihan dapat merusak sel dan menyebabkan kanker.
  • Pantau gula darah karena hal itu juga dapat membantu mencegah infeksi, mual, kelelahan, dan masalah kesehatan lainnya.
  • Mengelola stres sangat penting karena berurusan dengan kanker bisa membuat stres dan perawatannya dapat menyebabkan tubuh melepaskan berbagai hormon yang meningkatkan gula darah. Hal ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Strategi manajemen stres dapat membantu seseorang merasa lebih rileks dan tidak terlalu cemas.
  • Membuat pilihan gaya hidup sehat. Hindari merokok dan menggunakan obat-obatan rekreasional. Ini akan membantu menjaga gula darah tetap terkendali dan memungkinkan tubuh untuk sembuh selama perawatan kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Gedongtengen Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Gedongtengen Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jogja | Sabtu, 15 Januari 2022 | 14:45 WIB

Perempuan Usia di Atas 60 Tahun dan Belum Pernah Punya Anak, Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker Ovarium

Perempuan Usia di Atas 60 Tahun dan Belum Pernah Punya Anak, Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker Ovarium

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:10 WIB

Hits Health: Penis Menyusut Pasca Covid-19. Pasien Diabetes Melakukan Operasi Katarak

Hits Health: Penis Menyusut Pasca Covid-19. Pasien Diabetes Melakukan Operasi Katarak

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:35 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB