Perempuan Usia di Atas 60 Tahun dan Belum Pernah Punya Anak, Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker Ovarium

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:10 WIB
Perempuan Usia di Atas 60 Tahun dan Belum Pernah Punya Anak, Berisiko Lebih Tinggi Idap Kanker Ovarium
Kanker ovarium/ Foto oleh Anna Tarazevich dari Pexels

Suara.com - Penyakit kanker pada umumnya bisa disembuhkan jika terdeteksu sejak awal atau saat masih stadium dini. Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyebut, angka keselamatan kanker jika ditemukan lebih awal bisa mencapai 90 persen.

Sementara itu, metode umum menemukan kanker lebih cepat adalah dengan melakukan skrining rutin. Namun, pada kanker ovarium, metode skrining ini belum tersedia.

Lebih parahnya lagi, penyakit tersebut baru menimbulkan gejala saat memasuki stadium menuju akut.

"Kanker ovarium sebagian besar terdeteksi pada saat stadiumnya bukan stadium dini lagi. Jadi terdiagnosis sebagian besar pada stadium 3 dan 4. Bukan di Indonesia saja, di negara maju juga," kata Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Dr. dr. Brahmana Askandar dalam webinar Kampanye 10 Jari Menghadapi Kanker Ovarium, Kamis (13/1/2022) lalu.

Selain itu, waktu pertumbuhan sel kanker ovarium juga belum bisa dipastikan. Setiap pasien bisa mengalami perburukan penyakit dengan waktu yang berbeda-beda.

Ovarium normal berukuran sekitar 2 sentimeter. Akibat pertumbuhan sel kanker, ukuran ovarium bisa membengkak hingga 50 sentimeter.

Jika sudah seperti itu, pasien pasti akan mengalami nyeri perut hingga gangguan pencernaan, kata dokter Brahmana.

"Perubahannya dari normal sampai menjadi kanker melalui tahap tak jelas," ujarnya

Untuk itu, dokter Brahmana mengingatkan setiap perempuan perlu mengetahui faktor risiko kanker ovarium.

"Pertama adalah perempuan usia lanjut di atas 60 tahun, lebih berisiko. Kedua, angka kelahiran yang rendah. Maksudnya, risikonya lebih besar terhadap perempuan yang tidak pernah hamil sama sekali. Ketiga, riwayat kanker ovarium pada keluarga. Kemudian gaya hidup tidak sehat, kurang olahraga, kemudian makan tidak terkontrol ujungnya obesitas," paparnya.

Selain itu, orang yang pernah mengalami sakit riwayat kista endometriosis juga rentan alami kanker ovarium. Dokter Brahmana menjelaskan, kista endometriosis merupakan suatu kondisi terbentuk jaringan darah haid tapi di luar rahim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Tidak Pernah Hamil Lebih Berisiko Sakit Kanker Ovarium, Kenapa?

Perempuan Tidak Pernah Hamil Lebih Berisiko Sakit Kanker Ovarium, Kenapa?

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kanker Ovarium Beriko Kambuh Hingga 80 Persen, Apa Sih Sebabnya?

Kanker Ovarium Beriko Kambuh Hingga 80 Persen, Apa Sih Sebabnya?

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 14:15 WIB

Bahaya Kanker Prostat pada Usia Muda, Berikut Adalah Tips Mencegahnya!

Bahaya Kanker Prostat pada Usia Muda, Berikut Adalah Tips Mencegahnya!

Your Say | Jum'at, 14 Januari 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB