5 Penyebab Mata Kuning, Salah Satunya Peradangan Pankreas

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:00 WIB
5 Penyebab Mata Kuning, Salah Satunya Peradangan Pankreas
Ilustrasi gambar (YouTube)

Suara.com - Beberapa orang mengatakan bahwa Anda mungkin terlihat kuning ketika mata Anda tampak kuning. Lantas, apa sebenarnya penyebab mata kuning? Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasannya berikut ini.

Diketahui, istilah tubuh atau mata kuning sebenarnya mengacu pada penumpukan bilirubin di mata dan bagian tubuh lainnya. Bilirubin sendiri merupakan zat kuning yang dibuat ketika sel darah tua diganti.

Namun, istilah yang tepat untuk mata kuning yaitu ikterus. Ikterus hanya mengacu pada mata kekuningan bukan untuk bagian tubuh lainnya. Jika hanya mata yang tampak kuning, bisa jadi karena penyebab yang sederhana dan tidak berbahaya.

Namun terkadang mata kekuningan bisa menjadi pertanda sesuatu yang lebih serius. Untuk selengkapnya, mari simak di bawah ini beberapa penyebab mata kuning yang dilansir dari Very Well Health, Senin (17/1/2022).

1. Pendarahan Subkonjungtiva

Konjungtiva mengandung banyak pembuluh darah kecil yang dapat dengan mudah pecah. Ketika pecah, darah bocor keluar dan mengisi ruang antara konjungtiva dan sklera. Jika kebocorannya kecil, sebagian mata Anda mungkin terlihat sedikit berubah warna, terkadang kuning atau sedikit merah. Saat darah yang pecah dibersihkan dari mata, itu bisa menjadi kuning.

Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis B.
Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis B.

2. Hiperbilirubinemia

Hiperbilirubinemia mengacu pada peningkatan kadar bilirubin. Bilirubin diproduksi ketika hati memecah sel darah merah tua. Bilirubin yang berlebihan salah satu penyebab munculnya penyakit kuning. Perlu melakukan perawatan yang tepat agar mata atau tubuh yang menguning hilang. 

3. Leptospirosis

Leptospirosisadalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Orang dengan infeksi ini sering memiliki mata yang menguning. Infeksi ini paling sering terjadi di iklim yang lebih hangat dan di tempat-tempat dengan paparan air yang telah terkontaminasi oleh urin hewan. 

4. Pankreatitis

Pankreatitis adalah peradangan pankreas, organ yang menghasilkan enzim yang dibutuhkan untuk pencernaan. Kondisi ini menyebabkan sakit perut dan lama kelamaan dapat merusak pankreas. Pankreatitis juga dapat menyebabkan penyakit kuning ringan pada mata dan kulit.

5. Anemia hemolitik

Anemia hemolitik adalah kondisi darah yang berkembang ketika tubuh memecah sel darah merah terlalu cepat, yang menyebabkan kekurangan sel darah. Ini dikenal sebagai anemia. Bagian putih mata mungkin tampak kuning karena kadar bilirubin meningkat ketika sel darah merah rusak terlalu cepat. 

Demikian informasi mengenai penyebab mata kuning yang perlu diketahui. Segera pergi temu dokter agar mengetahui cara perawatan yang tepat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Ungguli Dolar Australia, Jadi Mata Uang Terbaik Asia

Rupiah Ungguli Dolar Australia, Jadi Mata Uang Terbaik Asia

Batam | Selasa, 18 Januari 2022 | 11:46 WIB

Israel Bongkar Komplotan Perempuan Mata-mata Iran, Bagaimana Kerja Mereka?

Israel Bongkar Komplotan Perempuan Mata-mata Iran, Bagaimana Kerja Mereka?

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 11:30 WIB

Ahli Peringatkan Gangguan Sindrom Mata Akibat Kelamaan Menatap Layar, Perhatikan Gejalanya

Ahli Peringatkan Gangguan Sindrom Mata Akibat Kelamaan Menatap Layar, Perhatikan Gejalanya

Jogja | Senin, 17 Januari 2022 | 17:36 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB