Tidur di Depan TV Justru Membuat Tidur Tidak Nyenyak, Suara dan Bunyi Punya Pengaruh

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:18 WIB
Tidur di Depan TV Justru Membuat Tidur Tidak Nyenyak, Suara dan Bunyi Punya Pengaruh
Ilustrasi tidur. (Pexels/ Andrea Piacquadio/aufahardy)

Suara.com - Tidur merupakan bagian integral untuk tubuh dan pikiran yang sehat. Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang bisa tidur nyenyak, mulai dari makanan, dan minuman.

Tapi, tak banyak yang tahu kalau suara dan bunyi juga berhubungan dengan tidur yang nyenyak. Studi dalam Journal of Neuroscience menemukan salah satu cara otak membedakan antara suara yang aman dan berpotensi berbahaya dengan bereaksi secara berbeda terhadap suara yang familiar dan asing.

Penelitian ini melibatkan 7 sukarelawan yang tidur semalaman di laboratorium tidur dengan peneliti dari Universitas Salzburg di Austria yang melakukan penelitian.

Aktivitas listrik memantau otak mereka saat tidur dengan rekaman yang digunakan oleh electroencephalography (EEG).

Rekaman audio diputar dengan lembut sepanjang malam untuk menentukan bagaimana bunyi dan suara mempengaruhi tidur seseorang.

Ilustrasi tidur (Freepik/jcomp)
Ilustrasi tidur (Freepik/jcomp)

Dalam rekaman tersebut, suara yang keluar menyebutkan nama-nama dengan lantang, termasuk nama relawan itu sendiri dan nama lain.

Terkadang dilansir dari Express, suara itu adalah orang yang mereka kenal, seperti suara orangtua atau pasangan dan ada pula suara orang yang tak dikenal.

Kemudian, para peneliti mencari perbedaan dalam respon otak ketika mendengar suara-suara yang tidak akrab dan tidak dikenal sebelumnya.

Mereka mengidentifikasi dua respons otak yang berubah tergantung pada keakraban suara, yakni K-kompleks dan mikro-gairah.

baca juga

K-kompleks adalah bentuk gelombang yang dapat dilihat pada elektroensefalogram dan terjadi selama tahap 2 tidur NREM.

Kebangkitan mikro adalah kebangkitan singkat yang berulang dari tidur, seringkali berdurasi kurang dari 15 detik.

Para peneliti menemukan bahwa suara-suara asing memicu lebih banyak K-kompleks daripada suara-suara yang akrab.

Hal ini menunjukkan bahwa suara yang lebih mengancam mungkin berguna untuk membangunkan seseorang. Karena itu, otak harus bekerja lebih keras untuk menekan yang menyebabkan gangguan tidur.

Selain itu, suara-suara yang tidak dikenal menjadi pemicu lebih banyak mikro-gairah daripada suara-suara yang sudah dikenal.

Temuan ini menambah bukti pada teori yang ada mengenai otak manusia melindungi kita dari bahaya saat tidur.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suara dari orang yang dikenal dianggap aman. Sedangkan, suara dari orang yang tak dikenal dianggap sebagai ancaman.

Jika Anda mengalami kesulitan tidur malam yang nyenyak di lingkungan baru, seperti kamar hotel atau tempat lainnya.

Begitu pula ketika Anda tidur di depan TV, cara ini justru akan membuat tidur tidak nyenyak. Solusinya, matikan suara asing agar Anda mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Waktu Tidur Malam yang Tepat Turunkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Studi: Waktu Tidur Malam yang Tepat Turunkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Health | Selasa, 09 November 2021 | 08:30 WIB

Tubuh Membakar Kalori saat Tidur Malam, Seberapa Banyak?

Tubuh Membakar Kalori saat Tidur Malam, Seberapa Banyak?

Health | Minggu, 07 November 2021 | 22:14 WIB

Sulit Tidur Malam Nyenyak karena Alami Kecemasan, Lakukan 5 Cara Ini

Sulit Tidur Malam Nyenyak karena Alami Kecemasan, Lakukan 5 Cara Ini

Health | Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Hindari Bau dan Air Lindi, Area Sampah Terbuka di Bantargebang Mulai Ditutup

Hindari Bau dan Air Lindi, Area Sampah Terbuka di Bantargebang Mulai Ditutup

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:49 WIB

Ledakan di Grand Polonia Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam

Ledakan di Grand Polonia Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam

Sumut | Senin, 20 Juli 2026 | 20:47 WIB

Alasan Menteri PU Dody Hanggodo Bicara Selengean

Alasan Menteri PU Dody Hanggodo Bicara Selengean

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:45 WIB

Tips Memilih Wangi Parfum Sesuai Zodiak, Biar Makin Cocok dengan Karaktermu

Tips Memilih Wangi Parfum Sesuai Zodiak, Biar Makin Cocok dengan Karaktermu

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 20:45 WIB

Pasar Butuh Sinyal Tegas Berakhirnya Siklus Pengetatan Moneter dari BI

Pasar Butuh Sinyal Tegas Berakhirnya Siklus Pengetatan Moneter dari BI

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 20:39 WIB

Festival Budaya di TMII Ini Bakal Jadi Ruang Kolaborasi untuk Merayakan Keragaman Indonesia

Festival Budaya di TMII Ini Bakal Jadi Ruang Kolaborasi untuk Merayakan Keragaman Indonesia

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 20:36 WIB

Keunggulan Fitur V2L di Mobil PHEV

Keunggulan Fitur V2L di Mobil PHEV

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 20:31 WIB

5 Cara agar Kaki Tidak Sakit setelah Lari, Mudah Dilakukan

5 Cara agar Kaki Tidak Sakit setelah Lari, Mudah Dilakukan

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 20:30 WIB

Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes

Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:21 WIB

Ditangani Tim 9 Eks KPK, Pakar Hukum Optimis Febrie Adriansyah Bakal Dituntut Berat

Ditangani Tim 9 Eks KPK, Pakar Hukum Optimis Febrie Adriansyah Bakal Dituntut Berat

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:06 WIB

×