Demi Menyelamatkan Nyawa, Pria Asal Malaysia Ini Sudah Donor Darah Sebanyak 166 Kali Sejak 1997

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:30 WIB
Demi Menyelamatkan Nyawa, Pria Asal Malaysia Ini Sudah Donor Darah Sebanyak 166 Kali Sejak 1997
Ilustrasi donor darah (Suara.com 16/9).

Suara.com - Bagi beberapa orang, donor darah mungkin bukanlah suatu keharusan. Tetapi tidak bagi seorang lelaki bernama Ibrahim Mat Taib.

Menurut laporan World of Buzz, lelaki asal Kota Bharu, Kelantan, Malaysia ini sudah melakukannya sejak 1997. Ia mengaku harus donor sebulan dua kali, yang artinya hingga kini ia sudah melakukannya sebanyak 166 kali.

Ibrahim tidak berencana untuk berhenti donor darah hingga usianya 58 tahun, sementara kini usianya baru 53 tahun. Tujuannya adalah melakuan 200 kali donor darah.

Semua ini berawal dari 25 tahun yang lalu, ketika temannya mengalami kecelakaan dan kehilangan banyak darah. Kejadiannya memburuk ketika stok darah di rumah sakit sangat langka.

Ibrahim pun segera mendonorkan darahnya untuk pertama kali demi menyelamatkan hidup temannya.

Ilustrasi donor darah. (Shutterstock)
Ilustrasi donor darah. (Shutterstock)

Sejak saat itu, ia pun bertekad untuk selalu mendonorkan darahnya hingga lebih dari dua dekade atau 20 tahun.

"Sejak saat itu, keinginan saya untuk mendonor darah semakin kuat dan jika tidak melakukannya, saya merasa tidak nyaman seolah-olah saya berutang kepada orang yang membutuhkan darah untuk bertahan hidup," jelas Ibrahim.

Selain menyelamatkan hidup, berdasarkan laman Health Matters, donor darah juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, yakni:

1. Jantung dan sistem pembuluh darah lebih sehat

Donor darah secara teratur dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih rendah dan risiko serangan jantung yang lebih rendah.

"Ini pasti membantu mengurangi faktor risiko penyakit kardiovaskular," kata direktur kedokteran transfusi di NewYork-Presbyterian/Weill Cornell Medical Center, Robert DeSimone.

2. Hidup lebih bahagia dan lebih panjang

Satu donor darah dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa, menurut Dr. DeSimone.

Orang biasanya mendoronorkan darahnya karena merasa senang bisa membantu orang lain, dan kesukarelaan telah dikaitkan dengan hasil kesehatan yang positif, termasuk rendahnya risiko depresi dan umur yang lebih panjang.

"Saya tidak melakukan ini untuk imbalan, saya juga yidak mengharapkan penghargaan dari siapa pun. Saya secara sukarela menyelamatkan nyawa," tandas Ibrahim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Ajak Masyarakat Bumi Mulawarman untuk Aktif Donor Darah

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Ajak Masyarakat Bumi Mulawarman untuk Aktif Donor Darah

Kaltim | Senin, 17 Januari 2022 | 12:02 WIB

Kegiatan Donor Darah di Masjid Agung Al Azhar Kembali Digelar

Kegiatan Donor Darah di Masjid Agung Al Azhar Kembali Digelar

Foto | Jum'at, 07 Januari 2022 | 17:07 WIB

Jadi Duta Donor Darah DPR, Krisdayanti Ajak Masyarakat Sumbangkan Darah

Jadi Duta Donor Darah DPR, Krisdayanti Ajak Masyarakat Sumbangkan Darah

DPR | Kamis, 25 November 2021 | 11:52 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB