Indra Penciuman Hilang Akibat Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Faktor Genetik

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:56 WIB
Indra Penciuman Hilang Akibat Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Faktor Genetik
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru yang diterbitkan di Nature Genetics, menemukan penyebab beberapa orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 kehilangan indra penciuman dan perasannya terletak pada faktor genetik.

"Bagaimana kita bisa terinfeksi virus corona hingga kehilangan indra penciuman masih belum jelas," kata Dr. Justin Turner, seorang profesor otolaringologi di Universitas Vanderbilt di Nashville, Tenn dikutip dari Fox News.

Para peneliti dari 23andMe, sebuah perusahaan genomik dan bioteknologi, menganalisis data dari 69.841 orang di Amerika Serikat dan Inggris Raya yang mengikuti survei online setelah menjalani tes positif virus corona Covid-19.

Mereka membandingkan pasien virus corona Covid-19 yang melaporkan gejala kehilangan indra penciuman dan perasa dengan mereka yang tanpa gejala tersebut.

Di antara mereka yang positif virus corona Covid-19, 68 persen mengalami kehilangan indra penciuman dan perasa. Responden wanita 11 persen lebih berisiko mengalaminya dibandingkan pria dan sekitar 73 persen responden berusia 26-35 tahun.

Di antara mereka yang indra perasa dan penciuman lebih umum di antara mereka yang menjalani tes Covid-19 dibandingkan dengan mereka yang negatif Covid-19, tetapi tidak melaporkan gejala mirip flu.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Mereka juga mencatat bahwa orang keturunan Asia Timur atau Afrika-Amerika secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami gejala kehilangan indra penciuman dan perasa akibat virus corona.

Tim peneliti membandingkan perbedaan genetik dari mereka yang melaporkan kehilangan indra penciuman dan perasa dengan mereka yang tidak mengalami gejala tersebut.

Mereka menemukan lokasi di dekat dua gen, UGT2A1 dan UGT2A2 terkait dengan indra penciuman yang bisa menyebabkan hilangnya indra penciuman dan perasa setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Meskipun penelitian pada hewan sebelumnya menunjukkan gen ini, yang diekspresikan dalam jaringan di hidung kita. Penelitian eksperimental sebelumnya menunjukkan hilangnya penciuman terkait dengan kerusakan jaringan di sepanjang lapisan hidung

Peneliti mengakui hubungan antara gen dengan hilangnya indra penciuman dan perasa akibat virus corona masih belum jelas. Tapi, faktor gen mungkin memainkan peran dalam fisiologi sel yang terinfeksi dan gangguan fungsional yang dihasilkan berkontribusi pada hilangnya kemampuan untuk mencium.

Meskipun penelitian ini merupakan penelitian skala besar, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk bias terhadap peserta keturunan Eropa, hanya mengandalkan survei laporan diri tanpa evaluasi klinis peserta , dan ketidakmampuan untuk mengurai hilangnya indra penciuman dan bau.

Varian gen yang diidentifikasi dalam penelitian ini juga berkaitan dengan kemampuan umum untuk mencium.

Hal ini mungkin menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kepekaan penciuman atau rasa yang tinggi mungkin lebih rentan mengalami kehilangan indra penciuman dan rasa akibat virus corona Covid-19.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan hilang indra penciuman dan rasa terkait dengan kegagalan untuk melindungi sel-sel sensorik hidung dan lidah dari infeksi virus virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Riset Mengklaim bahwa Vaksin Moderna Lebih Efektif Cegah Infeksi Virus Corona Covid-19

Hasil Riset Mengklaim bahwa Vaksin Moderna Lebih Efektif Cegah Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:29 WIB

Tertular Virus Corona Covid-19 Tanpa Kontak Dekat dengan Pasien Positif, Bagaimana Bisa Seperti Itu?

Tertular Virus Corona Covid-19 Tanpa Kontak Dekat dengan Pasien Positif, Bagaimana Bisa Seperti Itu?

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 09:32 WIB

Benarkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Tinja? Ini Temuan Ahli

Benarkah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Tinja? Ini Temuan Ahli

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 08:38 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB