Bolehkah MPASI Ditambahkan Penyedap Rasa? Ahli Gizi Ungkap yang Boleh Hanya Dua Bumbu Dapur Ini

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:23 WIB
Bolehkah MPASI Ditambahkan Penyedap Rasa? Ahli Gizi Ungkap yang Boleh Hanya Dua Bumbu Dapur Ini
Ilusrasi MPASI (Shutterstock)

Suara.com - Makanan Pendamping ASI atau MPASI adalah makanan pertama yang akan dikonsumsi anak setelah ASI. Tapi saat proses membuatnya, banyak ibu yang penasaran, bolehkah MPASI ditambahkan penyedap rasa?

Menurut Ahli Gizi Keluarga, dr. Diana F. Suganda, Sp.GK, M.Kes, jawabannya, boleh. Ia yang menyadur pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDA) tentang penggunaan gula dan garam pada MPASI.

"Jadi dari WHO, dari IDAI sudah memperbolehkan, pada MPASI untuk anak menggunakan gula dan garam sudah boleh. Lalu, untuk menambahkan penyedap rasa juga boleh," ujar dr. Diana dalam konferensi pers Hari Gizi Nasional Royco, Selasa (25/1/2022).

Meski begitu, dr. Diana menegaskan penggunaan penyedap rasa ini tidak boleh berlebihan, dan harus secukupnya. Apalagi kata dia, mangkuk dan jumlah MPASI bayi hanya berkisar 150 hingga 200 mili.

ilustrasi balita makan MPASI. (Shutterstock)
ilustrasi balita makan MPASI. (Shutterstock)

"Itu paling sejumput atau paling pinch of, itu sudah membuat rasa jadi lebih nikmat, dan mudah-mudahan anaknya jadi lebih nafsu makan," tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan alih-alih bertolok pada rasa makanan, dr. Diana berharap para orangtua fokus pada kandungan gizi pada MPASI, yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral.

"Memberikan nutrisi dengan gizi seimbang, semuanya harus ada. Jadi bagaimana cara menjaga kualitasnya kita mau masak ada nasi, ikan, telur, sayur, buah dalam satu kali makan lengkap," terangnya.

Terakhir, ia juga minta para orangtua untuk perhatikan prose pengolahan makanan agar nutrisinya tetap terjadi. Seperti sayuran tidak terlampau matang hingga gizinya berkurang, atau menggoreng dengan suhu yang panas.

"Jadi saran saya untuk memasak protein dan sayuran tidak dipanaskan dengan suhu yang terlalu tinggi, jadi untuk menggoreng seperti tenggelam di minyak, disarankan model tumis saja tidak terlalu panas," tutup dr. Diana.

Baca Juga: Gizi Seimbang Tidak Hanya Tentang Pola Makan, Gaya Hidup Aktif Juga Termasuk Loh!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI