Vaksin mRNA seperti Pfizer dan Moderna Dinilai Dapat Mengobati Penyakit Lain, Salah Satunya HIV

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 27 Januari 2022 | 14:41 WIB
Vaksin mRNA seperti Pfizer dan Moderna Dinilai Dapat Mengobati Penyakit Lain, Salah Satunya HIV
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Suara.com - Dua vaksin Covid-19 yang dikembangkan di Amerika Serikat, yakni Pfizer dan Moderna, menggunakan materi genetik untuk menghasilkan respons imun terhadap virus corona Covid-19.

Tehnik kedua vaksin itu disebut mRNA atau messenger RNA, lapor The Conversation.

Menurut ahli mikrobiologi di University of Washington, Deborah Fuller, teknik ini telah membuka dunia penelitian dan dan potensi penggunaan medis yang jauh dari jangkauan vaksin tradisional.

Ketika Fuller mempelajari vaksin mRNA, ia dan rekan-rekannya menemukan bahwa cara ini sangat efektif dalam menginduksi respons sel T (respons kekebalan) karena vaksin diekspresikan di dalam sel.

Menurutnya, vaksin seperti ini dapat digunakan untuk kondisi apa saja, termasuk gangguan autoimun, terapi gen, hingga imunoterapi untuk mengobati kanker dan penyakit menular kronis seperti HIV, hepatitis B, atau herpes.

Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)

Bagaimana vaksin dapat mengobati kanker atau penyakit menular kronis?

Respons sel T sangat penting untuk mengidentifikasi sel yang terinfeksi penyakit kronis dan sel kanker. Bagian dari sistem kekebalan ini juga memainkan peran besar dalam menghilangkan sel yang terinfeksi dari tubuh.

Ketika sel menjadi kanker, sel akan mulai memproduksi neoantigen.

Dalam kasus normal, sistem kekebalan mendeteksi akan neoantigen ini, mengenali ada sesuatu yang salah dengan sel dan menghancurkannya.

baca juga

Alasan beberapa orang terkena tumor adalah karena sistem kekebalan mereka tidak cukup mampu menghancurkan sel tumor, sehingga sel-sel tersebut berkembang biak.

Dengan vaksin mRNA, tubuh akan lebih mampu mengenali neoantigen dari sel kanker. Jika sistem kekebalan dapat mengenali dan melihatnya dengan lebih baik, maka sel kanker akan bisa dihancurkan.

Strategi yang sama dapat diterapkan untuk menghilangkan infeksi kronis seperti HIV, hepatitis B dan herpes. Vaksin dapat melatih sel kekebalan untuk mengenali dan menghancurkan sel yang terinfeksi secara kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pfizer Mulai Uji Klinis Vaksin COVID-19 Khusus Varian Omicron

Pfizer Mulai Uji Klinis Vaksin COVID-19 Khusus Varian Omicron

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 13:44 WIB

Vaksinasi Lansia Bertambah 2 Ribu, Dinkes Jogja Belum Terima Laporan KIPI Efek dari Vaksin Pfizer

Vaksinasi Lansia Bertambah 2 Ribu, Dinkes Jogja Belum Terima Laporan KIPI Efek dari Vaksin Pfizer

Jogja | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:49 WIB

Pfizer Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus Untuk Varian Omicron, Kapan Rampung?

Pfizer Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus Untuk Varian Omicron, Kapan Rampung?

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:24 WIB

Terkini

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×