Sudah Terdeteksi di Indonesia, Ini Karakteristik Varian Omicron Siluman: Benarkah Lebih Menular?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 28 Januari 2022 | 14:05 WIB
Sudah Terdeteksi di Indonesia, Ini Karakteristik Varian Omicron Siluman: Benarkah Lebih Menular?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mendeteksi virus corona varian Omicron BA2, atau yang dikenal sebagai Son of Omicron atau juga Omicron Siluman.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara temu media, pada Kamis (27/1/2022) kemarin, dikutip dari kanal YouTube KompasTV.

"Sekarang kalau pertanyaannya sudah ada belum (Omicron) BA2 di Indonesia? Sudah ada. Kita sudah deteksi mungkin sekitar 10 dari 1600 (sampel) yang BA2," kata Menkes Budi.

Lantas, apa saja yang bisa diketahui tentang Omicron BA2 ini? Julukan omicron siluman berasal dari jalan pintas yang membantu peneliti dengan cepat mengidentifikasi omicron dalam tes PCR.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Karena kekhasan dalam urutan genetik omicron, hasil tes PCR tampak berbeda dari tes positif pada umumnya, yang pada dasarnya memberi para peneliti cara mudah untuk menemukan varian tanpa mengurutkan sampel.

Salah satu mutasi BA.2 menghilangkan kekhasan genetik, yang berarti bahwa jalan pintas tidak lagi tersedia.

"Jadi sekarang ketika mendapatkan pembacaan untuk BA.2, dikatakan: Ya, Covid ada di sini, tetapi kami tidak tahu jenisnya apa," kata ahli penyakit menular Cameron Wolfe, seorang profesor kedokteran di Duke University School of Medicine dilansir dari NBC.

Dengan omicron sekarang terhitung lebih dari 99 persen dari kasus Covid-19 baru yang dilaporkan di AS, perbedaan itu bukan masalah besar, kata Wolfe, dan itu tidak mempengaruhi bagaimana infeksi ditangani dalam pengaturan klinis.

Itu lebih penting bulan lalu, karena omicron mendapatkan uap dalam kaitannya dengan varian delta, karena antibodi monoklonal ditemukan kurang efektif untuk mengobati omicron, tambahnya.

"Itu berguna kemudian untuk mengetahui apakah orang di depan saya memiliki delta dan saya bisa menggunakan antibodi monoklonal atau jika mereka memiliki omicron dan saya tidak boleh," kata Wolfe.

Perbedaan BA.2

Subvarian BA.2 kemungkinan besar berevolusi saat omicron beredar luas di seluruh dunia. Saat virus menyebar dan bereplikasi, ia secara alami mengambil mutasi acak yang dapat mengubah perilakunya, seperti seberapa menularnya atau seberapa parahnya dapat membuat orang sakit — meskipun banyak mutasi tidak akan mengubah cara virus memengaruhi manusia.

Masih terlalu dini untuk mengetahui dengan pasti, tetapi ada kekhawatiran bahwa mutasi spesifik yang diidentifikasi dengan subtipe BA.2 dapat membuatnya lebih menular atau lebih mampu menghindari vaksin — dua faktor yang telah memungkinkan varian omicron menyebar begitu luas di seluruh dunia.

Apakah lebih menular?

Penelitian awal di Denmark, di mana kasus yang melibatkan BA.2 meningkat, menunjukkan bahwa subvarian mungkin lebih menular daripada strain omicron asli, yang sudah menjadi varian paling menular yang diketahui hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Pandemi COVID-19 Ternyata Menciptakan Risiko Kesehatan yang Lebih Kompleks

Waduh! Pandemi COVID-19 Ternyata Menciptakan Risiko Kesehatan yang Lebih Kompleks

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Januari 2022 | 13:41 WIB

Purwakarta Hentikan PTM 100 Persen Akibat Kasus COVID-19 Naik Lagi

Purwakarta Hentikan PTM 100 Persen Akibat Kasus COVID-19 Naik Lagi

Jabar | Jum'at, 28 Januari 2022 | 13:24 WIB

Survei: Pandemi Covid-19 Ciptakan Risiko Kesehatan Kompleks

Survei: Pandemi Covid-19 Ciptakan Risiko Kesehatan Kompleks

Sumbar | Jum'at, 28 Januari 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB