facebook

Kabar Baik, Obat COVID-19 Molnupiravir Ampuh Tangani Varian Omicron

M. Reza Sulaiman
Kabar Baik, Obat COVID-19 Molnupiravir Ampuh Tangani Varian Omicron
Obat Covid-19, Molnupiravir dikembangkan oleh perusahaan farmasi Merck & Co. Obat ini telah diizinkan untuk digunakan di Inggris. [AFP/Merck]

Obat COVID-19 Molnupiravir buatan Merck & Co Inc dan mitranya Ridgeback Biotherapeutics tidak hanya ampuh menangani virus Corona varian Delta.

Suara.com - Obat COVID-19 Molnupiravir buatan Merck & Co Inc dan mitranya Ridgeback Biotherapeutics tidak hanya ampuh menangani virus Corona varian Delta.

Berdasarkan enam penelitian laboratorium terbaru dari Merck, obat oral COVID-19 molnupiravir aktif memerangi varian Omicron yang menyebar cepat.

Data tersebut mengevaluasi aktivitas antivirus molnupiravir dan agen antivirus COVID-19 lainnya terhadap varian COVID-19 yang menjadi perhatian. Molnupiravir belum diteliti terhadap Omicron dalam riset pada manusia, kata perusahaan itu.

Mengutip ANTARA, molnupiravir dan pil oral saingan dari Pfizer Inc disahkan di Amerika Serikat pada Desember dan dianggap sebagai perangkat penting melawan Omicron.

Baca Juga: Prediksi CDC Eropa: Vaksin Booster Kurangi Jumlah Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit

Pfizer mengatakan pada Desember, data laboratorium menunjukkan obat Paxlovid buatannya mempertahankan efektivitasnya melawan Omicron.

Merck mengatakan awal bulan ini pilnya memiliki mekanisme yang dapat bekerja melawan Omicron dan varian lainnya.

Molnupiravir telah diizinkan untuk digunakan di lebih dari 10 negara, termasuk AS, Inggris, dan Jepang.

Ini merupakan kabar baik mengingat Molnupiravir akan digunakan oleh pemerintah Indonesia sebagai paket obat isolasi pasien Covid-19 bergejala ringan hingga sedang.

Memastikan hal ini, Menkes Budi juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan lima organisasi profesi, yakni Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN), dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).

Baca Juga: Korban Jiwa karena COVID-19 Varian Omicron di Italia Hampir 400 Orang

"Kita sudah keluarkan tatalaksana pasien perawatan Covid-19, itu kan didiskusikan dulu oleh 5 organisasi profesi itu sudah keluar dan kita terbitkan," ujar Menkes Budi dalam keterangannya di Cikarang, Jawa Barat, Jumat (14/1) lalu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar