Peneliti Temukan NeoCov, Virus Corona Jenis Baru yang Disebut Berpotensi Jadi Ancaman Umat Manusia

Minggu, 30 Januari 2022 | 20:05 WIB
Peneliti Temukan NeoCov, Virus Corona Jenis Baru yang Disebut Berpotensi Jadi Ancaman Umat Manusia
Muncul Virus Varian Baru Covid yang Diklaim Ilmuwan China, lalu Apa Itu Neocov? (Ilustrasi virus/pixabay)

Suara.com - Selain virus corona penyebab sakit Covid-19, ada ancaman virus corona jenis lain yang kembali mengintai manusia.

Baru-baru ini, para peneliti di China menemukan jenis virus corona yang disebut NeoCov.

VVirus menyebar di antara kelelawar di Afrika Selatan dan diperkirakan dapat kembali menimbulkan ancaman bagi manusia di masa depan jika bermutasi lebih lanjut.

Studi peer-review yang belum lama ini diunggh di repositori pracetak BioRxiv, menunjukkan bahwa NeoCov berkaitan dengan infeksi pernapasan dari Timur Tengah (MERS), penyakit virus yang pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi pada 2012 lalu.

Virus corona sendiri merupakan keluarga besar virus yang dapat menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS).

Para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Universitas Wuhan mencatat, NeoCov ditemukan pada populasi kelelawar di Afrika Selatan dan hingga saat ini menyebar di antara hewan.

Kesimpulan sementara saat ini, NeoCov tidak menginfeksi manusia tetapi mutasi lebih lanjut dapat membuatnya berpotensi berbahaya, catatan para peneliti.

"Dalam penelitian ini, kami secara tak terduga menemukan bahwa NeoCoV dan kerabat dekatnya, PDF-2180-CoV, dapat secara efisien menggunakan beberapa jenis enzim pengubah Angiotensin 2 (ACE2) kelelawar," tertulis dalam studi tersebut, dikutip dari NDTV.

ACE2 adalah protein reseptor pada sel yang menjadi pintu masuk bagi virus corona untuk terhubung dan menginfeksi makhluk hidup.

Baca Juga: Elma Theana Kembali Positif Covid-19, Alami Batuk dan Sakit Tenggorokan

Menurut para peneliti, dari hasil studi itu menunjukkan bahwa kasus pertama terkait ACE2 pada virus terkait MERS, menjelaskan potensi ancaman keamanan hayati dari kemunculan ACE2 pada manusia terhadap MERS-CoV-2 dengan tingkat kematian dan penularan yang tinggi.

Para peneliti lebih lanjut mencatat bahwa infeksi NeoCov tidak dapat dinetralisir silang dengan antibodi yang menargetkan SARS CoV-2 maupun MERS-CoV.

Mempertimbangkan terjadinya potensi mutasi di wilayah domain pengikatan reseptor (RBD) dari varian SARS-CoV-2, terutama varian Omicron, virus ini mungkin berpotensi pada akhirnya menginfeksi manusia setelah melakukan adaptasi lebih lanjut, kata para peneliti.

RDB merupakan bagian penting dari virus yang memungkinkannya menempel ke reseptor tubuh untuk masuk ke dalam sel dan menyebabkan infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI