8 Mitos Soal Rokok yang Masih Dipercaya Masyarakat Luas, Benarkah Filter Lebih Aman?

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 01 Februari 2022 | 16:30 WIB
8 Mitos Soal Rokok yang Masih Dipercaya Masyarakat Luas, Benarkah Filter Lebih Aman?
Ilustrasi rokok (pexels) /Irina Iriser/sumaiyah.

Suara.com - Konsumsi rokok di seluruh dunia masih terbilang tinggi, tidak terkecuali di Indonesia. Zat adiktif yang ada di dalamnya membuat seorang yang mengonsumsinya cenderung ketergantungan.

Selain dari itu, di masyarakat sendiri masih kerap tersebar mitos yang dipercaya secara luas. Dilansir dari Healthshots, berikut ini mitos terkait rokok seperti diungkapkan oleh Kepala Departemen Onkologi Radiasi dari Rumah Sakit Shalimar Bagh, Dr. Vineeta Goel. 

Mitos Pertama: Rokok Filter Lebih Aman

Faktanya, sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa rokok filter lebih aman. Namun, mitos ini lebih dipercaya bahwa rokok filter lebih baik dibanding non-filter. Meski demikian, rokok filter tidak melindungi seorang dari bahan kimia yang terkandung dalam rokok.

“Rokok ini dirancang untuk membuat partikel asap lebih kecil, yang membuat nikotin lebih mudah diserap,” ungkap Dr. Vineeta.

Mitos Kedua: Rokok Bisa Menghilangkan Stres

Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

Mungkin mitos ini sering terdengar di kalangan masyarakat, salah satunya merokok bisa menghilangkan stres. Namun, benarkah demikian? Ternyata merokok tidak bisa mengurangi stres, yang ada bisa meningkatkan stres. Menurut Dr. Vineeta, kadar nikotin dapat menciptakan rasa sensasi secara langsung, di mana efek ini diyakini bisa mengurangi stres dan kecemasan.

“Efek ini tidak bertahan lama. Itu hanya sementara. Bahkan, ini akan meningkatkan kecanduan Anda terhadap rokok,” ungkapnya.

Mitos Ketiga: Merokok Sesekali Tidak Berbahaya

Faktanya Anda salah jika percaya bahwa merokok sekali tidak berbahaya. Justru, setiap kali Anda mulai merokok, itu akan melukai jantung, paru-paru, dan sel-sel di seluruh tubuh Anda.

Mitos Keempat: Rokok Elektrik Lebih Aman

Sekali lagi tidak ada bentuk tembakau yang aman. Bahkan, rokok elektrik yang disebut vape, mengandung nikotin dan bahan kimia racun lainnya dalam bentuk cairan. Cairan ini merupakan obat berbahaya dan adiktif, sehingga dapat memengaruhi kesehatan Anda.

“Ini dapat menempatkan seseorang pada risiko lebih besar terkena paru-paru,” ungkap Dr. Vineeta.

Mitos Kelima: Rokok Berisiko Bagi Ibu Hamil Pada Kelahiran Prematur

Fakta ini diketahui bahwa merokok dapat mempersulit wanita untuk hamil. Tidak hanya melahirkan bayi secara prematur, rokok juga dapat meningkatkan risiko keguguran, kehamilan ektopik, berat badan bayi rendah, dan bibir sumbing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Sumber Nutrisi, Ini Ragam Manfaat Kacang Kedelai bagi Kesehatan

Jadi Sumber Nutrisi, Ini Ragam Manfaat Kacang Kedelai bagi Kesehatan

Lifestyle | Selasa, 01 Februari 2022 | 14:24 WIB

Kemenkes Pastikan Jumlah Testing Covid-19 di Indonesia Tidak Menurun

Kemenkes Pastikan Jumlah Testing Covid-19 di Indonesia Tidak Menurun

Health | Selasa, 01 Februari 2022 | 14:01 WIB

Dilema Pemuda dan Kritik untuk Orang Tua

Dilema Pemuda dan Kritik untuk Orang Tua

Your Say | Selasa, 01 Februari 2022 | 12:03 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB