Penambahan Kasus Akibat Omicron Dua Kali Lebih Cepat Dari Varian Delta, Satgas: Seminggu 170 Ribu Pasien

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 08 Februari 2022 | 20:41 WIB
Penambahan Kasus Akibat Omicron Dua Kali Lebih Cepat Dari Varian Delta, Satgas: Seminggu 170 Ribu Pasien
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir telah melebihi jumlah kasus gelombang pertama yang terjadi pada Januari 2021.

"Pada lonjakan pertama, kasus mingguan tertinggi sebesar 88 ribu kasus. Sementara minggu lalu, penambahan kasus positif lebih dari 170 ribu kasus atau hampir dua kali lipat puncak lonjakan pertama," kata juru bicara Satgas Covid-19 prof. drh. Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/2/2022).

Dibandingkan dengan lonjakan kedua pada Juli 2021, penambahan kasus saat ini setara dengan penambahan kasus pada Juni lalu, atau masih setengah dari puncak gelombang saat itu. Meski demikian, lanjut Wiku, gelombang kedua ketika itu terjadi sejak awal Mei.

Sehingga jumlah kasus di bulan Juni lalu melonjak dalam waktu 8 minggu. Sementara, penambahan kasus saat ini hanya dalam 3 minggu saja. Artinya, lonjakan kasus yang disebabkan varian Omicron saat ini 2,5 kali lebih cepat dibandingkan dengan gelombang kedua yang diakibatkan paparan Delta.

Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. [Istimewa]

Wiku menyampaikan bahwa lonjakan kasus positif rata terjadi di seluruh provinsi di Indonesia. Hanyan saja jumlahnya bervariasi.

"Lebih dari 90 persen penambahan kasus nasional masih disumbangkan oleh provinsi di pulau Jawa dan Bali," imbuh Wiku.

Seperti penambahan kasus mingguan pada pekan lalu tercatat didominasi DKI Jakarta dengan 44.000 kasus. Kemudian Jawa Barat 28.115 kasus, Bali 7.500 kasus, Jawa Timur 7.000 kasus, Jawa Tengah 3.500 kasus, dan Yogyakarta 1.000 kasus.

"Apabila dilihat lebih jauh lagi, kenaikan harian di beberapa provinsi ternyata juga sudah melampaui kasus harian pada puncak gelombang kedua. Hal ini terjadi di tiga provinsi, DKI Jakarta yang kenaikan mencapai 15.800 kasus, Banten 4.800 kasus, dan Bali 2.000 kasus," tuturnya.

Sebagai wilayah aglomerasi, daerah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten masih menjadi pusat penularan Covid-19 di Indonesia. Wiku mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah untuk lebih menegakkan kebijakan protokol kesehatan. Terutama bagi wilayah dengan status level 3 PPKM.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes: Lonjakan Kasus Positif COVID-19 Omicron Bisa Lebih Tinggi dari Varian Delta

Menkes: Lonjakan Kasus Positif COVID-19 Omicron Bisa Lebih Tinggi dari Varian Delta

Sumsel | Selasa, 08 Februari 2022 | 20:11 WIB

Hits: WHO Sebut Ada Varian Corona yang Lebih Menular Hingga Dampak Jangka Panjang Parasetamol

Hits: WHO Sebut Ada Varian Corona yang Lebih Menular Hingga Dampak Jangka Panjang Parasetamol

Health | Selasa, 08 Februari 2022 | 19:48 WIB

RS di Jakarta Sudah Terisi 66 Persen Pasien Covid-19, Satgas Minta Bersiap Konversi Tempat Tidur

RS di Jakarta Sudah Terisi 66 Persen Pasien Covid-19, Satgas Minta Bersiap Konversi Tempat Tidur

Jakarta | Selasa, 08 Februari 2022 | 19:16 WIB

Terkini

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

5 Shio Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis Shio Babi, Mudah Datangkan Cuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:35 WIB

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Statistik Jay Idzes Saat Sassuolo Bungkam Juventus Lewat Laga Dramatis

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:34 WIB

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

×