Alasan Mengapa Ayah Lebih Dekat dengan Anak Perempuan Dibanding Laki-laki

Risna Halidi | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 12 Februari 2022 | 21:16 WIB
Alasan Mengapa Ayah Lebih Dekat dengan Anak Perempuan Dibanding Laki-laki
ilustrasi ayah dan anak (Pixabay)

Suara.com - Seorang ayah adalah sosok penting bagi tumbuh kembang anak-anaknya. Tapi kebanyakan ayah lebih dekat dengan anak perempuannya daripada anak laki-laki.

Rupanya hal ini bukan karena sosok ayah yang pilih kasih. Tetapi karena perilaku dan otak ayah yang dipengaruhi oleh jenis kelamin anak-anaknya.

Sebuah studi dilansir dari Bright Side, telah mencari tahu penyebab seorang ayah lebih dekat dengan anak perempuan. Penelitian tersebut melibatkan 52 ayah yang memiliki putra dan putri usia 1-2 tahun.

Para peneliti melihat bagaimana ayah berinteraksi dengan anak-anak mereka dan melakukan pemindaian MRI otak.

Mereka menemukan bahwa jenis kelamin anak memberikan efek langsung pada hubungan antara ayah dan anaknya.

Ilustrasi ayah dan anak (shutterstock)
Ilustrasi ayah dan anak (shutterstock)

Pertama, ayah lebih banyak bernyanyi dan berdendang dengan anak perempuan daripada anak laki-laki. Sementara itu, ayah lebih sering mengajak bermain yang menggunakan kekuatan dengan anak laki-lakinya.

Ayah juga memiliki respons yang lebih ekspresif terhadap anak perempuan namun lebih datar pada anak laki-laki.

Saat berbicara, ayah lebih menggunakan bahasa tubuh dan emosi pada anak perempuannya. Sedangkan dengan anak laki-laki, ayah cenderung menggunakan bahasa yang lebih keras.

Tak hanya itu, perhatian seorang ayah untuk anak perempuan dan laki-laki juga berbeda. Ayah akan lebih responsif terhadap anak perempuan daripada laki-laki.

Mereka juga lebih memerhatikan anak perempuan. Hal ini bisa membantu anak perempuan mengembangkan empati dengan lebih baik, tetapi anak laki-laki mungkin menjadi orang dewasa yang tertutup secara emosional.

Semua orang mungkin sudah terbiasa mengenai hal ini, tapi bukan berarti kita harus mengikutinya.

Orangtua perlu memberikan perhatiannya kepada anak-anak dengan porsi yang seimbang tanpa memandang jenis kelamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Dua Tahun Pertama Pertumbuhan Anak, Ini Penjelasan dari Pakar

Pentingnya Dua Tahun Pertama Pertumbuhan Anak, Ini Penjelasan dari Pakar

Surakarta | Sabtu, 12 Februari 2022 | 09:25 WIB

Terpisah 4 Tahun, Pertemuan Ayah dan Anak Ini Bikin Haru

Terpisah 4 Tahun, Pertemuan Ayah dan Anak Ini Bikin Haru

Tekno | Jum'at, 04 Februari 2022 | 13:12 WIB

3 Tips agar Anak Tidak Egosentris dan Cuek Pada Lingkungan

3 Tips agar Anak Tidak Egosentris dan Cuek Pada Lingkungan

Your Say | Selasa, 01 Februari 2022 | 20:58 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB