Cara Bernapas Ternyata Menentukan Kesehatan Kulit, Begini Penjelasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 15 Februari 2022 | 10:15 WIB
Cara Bernapas Ternyata Menentukan Kesehatan Kulit, Begini Penjelasannya
Ilustrasi bernapas, tarik napas dalam. (Shutterstock)

Suara.com - Tahukah Anda bahwa cara bernapas dapat dikategorikan sebagai perawatan kulit? Setiap kegiatan yang kita lakukan juga dapat disebut sebagai perawatan kulit, mulai dari makan hingga olahraga.

Setiap kali Anda menarik napas dalam dan stabil, triliunan molekul akan terhirup. Banyak di antaranya dapat meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi ke sel sehingga pada akhirnya akan memengaruhi kulit juga.

Bagaimana cara bernapas dapat memengaruhi kulit?

Berdasarkan Mind Body Green, sebenarnya cara bernapas tidak secara langsung memengaruhi kulit. Hanya saja, kondisi ini berkaitan dengan hidrasi tubuh yang pada akhirnya akan memengaruhi kesehatan kulit.

Dalam hal ini, cara bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut. Itu karena pernapasan mulut dapat menyebabkan dehidrasi akibat banyaknya udara kering yang masuk ke paru-paru.

Ilustrasi bernapas lewat mulut (Shutterstock)

Ketika banyak udara kering melewati paru-paru tanpa adanya penyaringan, tubuh akan kehilangan air sebesar 42% dari pernapasan mulut saja.

Itulah mengapa Anda mungkin bangun di pagi hari dengan mulut kering dan rasa haus, terutama jika tertidur dengan mulut terngaga.

Jadi, hidrasi tubuh dapat memengaruhi tingkat kelembapan dan ketebalan kulit Anda yang mana telah dibuktikan dalam penelitian. Inilah mengapa banyak pakar menyarankan untuk minum banyak air agar kulit sehat.

"Meski mungkin tidak ada data yang secara langsung mengorelasikan statistik khusus ini, kehilangan air transepidermal berdampak pada kualitas penghalang kulit dan fungsinya, yang dapat menyebabkan peradangan, kemerahan, dan iritasi," jelas dermatologis Keira Barr.

Di sisi lain, bernapas melalui mulut juga berkontribusi dalam menghilangkan garis pertahanan pertama dalam melawan bakteri mulut.

"Ini adalah masalah yang bisa menyebabkan bau mulut dan kerusakan gigi. serta berdampak pada mikrobioma usus karena mulut adalah pintu gerbang kesehatan usus. Kita tahu betapa eratnya hubungan kesehatan usus dan kesehatan kulit," tandas Barr.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lahiran, Aurel Hermansyah Akui Makin Sulit Bernapas

Jelang Lahiran, Aurel Hermansyah Akui Makin Sulit Bernapas

Entertainment | Minggu, 30 Januari 2022 | 15:58 WIB

Kisah Pilu Bocah Ditendang Sapi, Kini Cuma Bisa Bernapas Lewat Lubang Tenggorokan

Kisah Pilu Bocah Ditendang Sapi, Kini Cuma Bisa Bernapas Lewat Lubang Tenggorokan

News | Rabu, 12 Januari 2022 | 19:50 WIB

Belum Bernapas Lega, Rachel Vennya Segera Dipanggil Polisi Terkait Suap

Belum Bernapas Lega, Rachel Vennya Segera Dipanggil Polisi Terkait Suap

Entertainment | Jum'at, 07 Januari 2022 | 17:10 WIB

Terkini

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB