Cobalah Mandi Air Dingin Setiap Pagi, Seperti Ini Efek Jangka Panjangnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 17 Februari 2022 | 11:30 WIB
Cobalah Mandi Air Dingin Setiap Pagi, Seperti Ini Efek Jangka Panjangnya
Ilustrasi mandi air dingin. (Pixabay)

Suara.com - Banyak orang mungkin enggan mandi air dingin, terlebih selama musim dingin. Padahal mandi air dingin memberikan banyak manfaat kesehatan.

Beberapa penelitian menemukan mandi air dingin bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. Studi juga menemukan bahwa mandi air dingin bisa meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki gejala depresi.

Data mengenai manfaat mandi air dingin tersebut berasal dari dua penelitian, yakni hasil studi dari Belanda dan Republik Ceko.

Penelitian di Belanda pada lebih dari 3 ribu orang menemukan bahwa mandi air dingin rutin membantu menurunkan risiko seseorang menderita penyakit parah pada orang dewasa tanpa kormobiditas parah.

Sementara itu, penelitian di Ceko menyimpulkan bahwa pria atletik yang berendam air dingin 3 kali seminggu selama 6 minggu mengalami peningkatan sistem kekebalan tubuh.

Ilustrasi Mandi Air Dingin (freepik)
Ilustrasi Mandi Air Dingin (freepik)

Walau begitu, para peneliti mengingatkan bahwa signifikansi biologis dari perubahan yang diamati masih harus dijelaskan.

Manfaat lain dari berendam atau mandi air dingin adalah pengaktifan sistem saraf simpatik. Bagian dari sistem saraf ini mengatur respons tubuh melawan atau lari yang menciptakan hormon yang dikenal sebagai noradrenalin.

Karena itulah, mandi air dingin berkaitan dengan peningkatan kesehatan. Sebab, produksi hormon ini meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

Selanjutnya, berendam dalam air dingin diduga dapat meningkatkan sirkulasi. Sebuah studi tahun 2020 pada sembilan pria menemukan bahwa setelah empat minggu membenamkan diri dalam air dingin, aliran darah ke dan dari otot-otot mereka membaik.

Manfaat potensial dari perendaman dan paparan air dingin bukanlah hal baru. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2000 menemukan bahwa partisipan yang terkena air dingin mengalami peningkatan 350 persen dalam metabolisme mereka.

Pada gilirannya, manfaat mandi air dingin dalam wkatu lama bisa membantu menurunkan berat badan. Selain memberikan manfaat fisik, mandi dan berendam di air dingin juga bermanfaat bagi kesehatan mental.

Gagasan air dingin meningkatkan kesehatan secara keseluruhan didukung oleh keberadaan Terapi Air Dingin, suatu bentuk pengobatan yang telah mengalami kebangkitan dalam beberapa dekade terakhir.

Mandi air dingin ini digunakan sebagai bentuk cryotherapy untuk memungkinkan pemulihan otot, mengurangi rasa sakit, dan mengurangi risiko cedera, terutama pada para atlet.

Secara keseluruhan, ada bukti signifikan yang menunjukkan mandi air dingin di pagi hari bisa memberikan manfaat kesehatan jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mandi Air Dingin Bisa Bikin Performa Seksual Meningkat, Mitos atau Fakta?

Mandi Air Dingin Bisa Bikin Performa Seksual Meningkat, Mitos atau Fakta?

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 20:30 WIB

Tata Cara Mandi Junub Sebelum Puasa Ramadhan 2022

Tata Cara Mandi Junub Sebelum Puasa Ramadhan 2022

Bogor | Rabu, 16 Februari 2022 | 22:10 WIB

Tata Cara Mandi Setelah Haid Sesuai dengan Ketentuan Agama Islam

Tata Cara Mandi Setelah Haid Sesuai dengan Ketentuan Agama Islam

Jatim | Rabu, 16 Februari 2022 | 22:30 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB