Lonjakan Kasus Varian Omicron, Perlukah Vaksin Covid-19 Dosis Keempat?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 20 Februari 2022 | 17:13 WIB
Lonjakan Kasus Varian Omicron, Perlukah Vaksin Covid-19 Dosis Keempat?
Ilustrasi vaksin covid-19 (Pexels)

Suara.com - Di tengah lonjakan varian Omicron, banyak ahli mulai mempertanyakan apakah vaksin Covid-19 dosis keempat diperlukan atau tidak.

Gedung Putih dan para pemimpin kesehatan masyarakat mengatakan bahwa mereka optimis bahwa semua orang bisa kembali hidup normal setelah varian Omicron.

Kini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sedang mempertimbangkan untuk merevisi panduannya mengenai penggunakan masker di tengah lonjakan varian Omicron.

Saat ini, data dari CDC menunjukkan 92,6 juta orang Amerika telah menerima suntikan vaksin Covid-19 dan 214,6 juta orang telah divaksinasi penuh.

Sementara, pemerintah Biden telah meminta AS untuk tetap mengikuti perkembangan vaksinasi Covid-19.

Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]
Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]

Para ahli kesehatan terus khawatir menganai varian virus corona yang akan datang dan suntikan booster kemungkinan efektivitasnya rendah atau berkurang seiring waktu.

CDC mengatakan suntikan booster vaksin Covid-19 yang sekarang ini tersedia mampu memberikan perlindungan 90 persen terhadap risiko rawat inap.

Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa ada penurunan substansial vaksin Covid-19.

Pada kasus infeksi parah pada 4 hingga 5 bulan masih ada sekitar 78 persen tingkat perlindungan secara keseluruhan.

baca juga

Ia mengatakan, jumlah itu masih cukup bagus. Tetapi, CDC menyarankan orang dengan gangguan kekebalan mungkin perlu mempertimbangkan mengenai vaksin Covid-19 dosis keempat.

"Jika efektivitas vaksin booster sekarang ini akan terus menurun, kami akan merekomendasikan siapa saja yang harus mendapatkan dosis tambahan keempat," kata Dr Fauci dikutip dari Fox News.

Meski begitu, sekarang ini tingkat efektivitas vaksin ketiga dan dosis tambahan setelah satu dosis vaksin Johnson & Johnson masih dipantau secara real time.

Dr. Peter Marks dari Food and Drug Administration (FDA) mengatakan bahwa para ilmuwan belum memiliki cukup data untuk mengetahui dosis keempat vaksin Covid-19 itu adalah pilihan terbaik atau tidak.

Jika diperlukan, waktu terbaik untuk memberikan dosis tambahan vaksin Covid-19 keempat ini bisa dilakukan selama musim gugur, kecuali nanti akan ada varian virus corona baru lagi.

Menurut Fauci, sekarang yang terbaik adalah menyusuh strategi suntikan booster bersamaan dengan vaksin influenza dan mendorong lebih banyak orang untuk mendapatkannya.

Saat ini, CDC merekomendasikan suntikan booster untuk semua orang yang berusia 12 tahun ke atas. Seseorang bisa mendapatkan suntikan booster setelah 5 bulan mendapatkan dua dosis vaksin mRNA atau dua bulan setelah satu dosis vaksin Johnson & Johnson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diminta Cepat Menikah Oleh Kedua Orang Tuanya, Ayu Ting Ting Akui Masih Trauma Takut Gagal Lagi

Diminta Cepat Menikah Oleh Kedua Orang Tuanya, Ayu Ting Ting Akui Masih Trauma Takut Gagal Lagi

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 09:23 WIB

Bukan 6 Bulan, Kini Warga Bisa Vaksin Booster 3 Bulan Setelah Vaksin Kedua, Begini Penjelasannya!

Bukan 6 Bulan, Kini Warga Bisa Vaksin Booster 3 Bulan Setelah Vaksin Kedua, Begini Penjelasannya!

Bogor | Sabtu, 19 Februari 2022 | 19:35 WIB

Vaksin Pfizer untuk Balita Tak Ampuh Lawan Omicron, AS Tunda Vaksinasi

Vaksin Pfizer untuk Balita Tak Ampuh Lawan Omicron, AS Tunda Vaksinasi

Jogja | Sabtu, 19 Februari 2022 | 17:15 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×