Ilmuwan Menduga Pandemi Flu Rusia pada 133 Tahun Silam juga Disebabkan oleh Virus Corona

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 20 Februari 2022 | 14:55 WIB
Ilmuwan Menduga Pandemi Flu Rusia pada 133 Tahun Silam juga Disebabkan oleh Virus Corona
Ilustrasi pandemi (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan kini menduga bahwa pandemi flu Rusia yang terjadi pada 1889, atau lebih dari 130 tahun lalu, sebenarnya disebabkan oleh virus corona yang mirip dengan SARS-CoV-2.

Pada saat itu flu Rusia juga menyebar ke seluruh dunia dan memicu setidaknya tiga gelombang infeksi selama beberapa tahun, lapor Live Science.

Ada persamaan yang membuat ilmuwan menarik kesimpulan tersebut, yakni gejala hilangnya indera perasa dan penciuman, serta gejala berkepanjangan selama berbulan-bulan.

Secara umum, flu Rusia nampaknya membunuh lebih banyak lansia daripada anak-anak. Tidak seperti virus influenzam yang cenderung sama fatalnya bagi kedua kelompok usia tersebut, menurut catatan sejarah.

"Meski ciri-ciri pandemi flu Rusia sangat mirip dengan pandemi saat ini, gagasan bahwa flu Rusia mungkin disebabkan oleh virus corona tetap spekulatif," jelas peneliti flu dan profesor kedokteran di Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York, Peter Palese.

Surat kabar saat pandemi flu Rusia 1889 (National Library of Medicine US)
Surat kabar saat pandemi flu Rusia 1889 (National Library of Medicine US)

Beberapa ahli menggemakan sentimen itu, tetapi yang lain mengatakan mereka menduga bahwa meski ada bukti kuat untuk mendukung gagasan tersebut, kebenarannya belum ditemukan.

Kepala bagian patogenesis dan evolusi virus di Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, Jeffrey Taubenberger, dan profesor emeritus virologi di Queen Mary, University of London, John Oxford, sedang mencari bukti tersebut.

Mereka telah menggali sampel jaringan paru-paru yang diawetkan sebelum pandemi flu 1918 (flu Spanyol), mencari sisa-sisa virus influenza dan virus corona.

Di antara jaringan ini, mereka berharap dapat menemukan virus flu Rusia yang sulit dipahami.

baca juga

Jika materi genetik dari virus flu Rusia ditemukan di paru-paru ini, kemungkinan hasilnya akan memberi petunjuk tentang bagaimana pandemi berakhir. Sebab, liputan berita pada saat itu hanya memberi sedikit pengetahuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar dari Pandemi yang Terlupakan, Flu Spanyol 1918

Belajar dari Pandemi yang Terlupakan, Flu Spanyol 1918

News | Minggu, 20 Februari 2022 | 13:55 WIB

Wow! Flu Spanyol 1918 Disebut Lebih Mematikan daripada Pandemi COVID-19 Saat Ini

Wow! Flu Spanyol 1918 Disebut Lebih Mematikan daripada Pandemi COVID-19 Saat Ini

Surakarta | Minggu, 20 Februari 2022 | 13:10 WIB

Di Amerika Serikat, Jumlah Kematian akibat Covid-19 Melebihi Korban Flu Spanyol 1918

Di Amerika Serikat, Jumlah Kematian akibat Covid-19 Melebihi Korban Flu Spanyol 1918

Health | Rabu, 22 September 2021 | 13:40 WIB

Terkini

Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG

Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu

Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya

Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:40 WIB

9 Rekomendasi Sunscreen Cegah Flek Hitam untuk Pria

9 Rekomendasi Sunscreen Cegah Flek Hitam untuk Pria

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga

Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!

Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Bikin Murka Publik! Tampang Ajudan Gubernur Maluku Serka La Rahimu yang Hina Monyet ke Mahasiswa

Bikin Murka Publik! Tampang Ajudan Gubernur Maluku Serka La Rahimu yang Hina Monyet ke Mahasiswa

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Pertalite Belum Dibatasi, Bahlil: Masih Dikaji untuk Sasar Orang Kaya

Pertalite Belum Dibatasi, Bahlil: Masih Dikaji untuk Sasar Orang Kaya

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Saham BYAN Anjlok Parah Usai Isu Akusisi Dibantah Manajemen

Saham BYAN Anjlok Parah Usai Isu Akusisi Dibantah Manajemen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:30 WIB

×