Kasus Positif Covid-19 Turun Dalam 3 Hari Terakhir, Gelombang Ketiga Omicron Telah Mereda?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 21 Februari 2022 | 11:50 WIB
Kasus Positif Covid-19 Turun Dalam 3 Hari Terakhir, Gelombang Ketiga Omicron Telah Mereda?
Ilustrasi pasien Covid-19 ditangani tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]

Suara.com - Kasus positif Covid-19 harian di Indonesia mulai menurun di bawah 60 ribu selama tiga hari berturut-turut, sejak 18 Februari 2022. Setelah sebelumnya, kasus positif harian virus corona mencapai rekor tertinggi hingga 64 ribu per hari pada 16 Februari 2022.

Meski begitu, penurunan tersebut belum bisa dikatakan aman atau jadi pertanda gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia telah mereda. Epidemiologi Universitas Griffith Australia dr. Dicky Budiman mengatakan bahwa kasus positif masih harus dipantau dalam sepekan terakhir. 

"Kita masih harus mengamati terutama di provinsi besar di pulau Jawa ini. Karena tren positif itu masih terjadi, artinya ya potensi penambahan masih ada. Untuk menentukan dan memastikan apakah sudah lewat puncak perlu waktu, perlu kesabaran, setidaknya satu minggu kita lihat, baru kita bisa putuskan," kata dokter Dicky, dihubungi suara.com, Senin (21/2/2022).

Pemantauan perlu dilakukan lebih dalam karena, menurut Dicky, Indonesia masih terbatas dalam melakukan kontak erat dan tes Covid-19 sebagai upaya deteksi dini kasus. 

Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat oleh tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat oleh tenaga kesehatan (Nakes). [Istimewa]

Meski secara data, angka keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19, dikatakan Kementerian Kesehatan, masih rendah, namun Dicky mengatakan tidak bisa selalu jadi ukuran.

"Karena masyarakat kita itu banyak kalau sakit ya di rumah saja, ngobatin sendiri. Sehingga kita masih harus menunggu dinamika ini dengan keterbatasan data yang kita miliki ini. Makanya kehati-hatian, kewaspadaan menjadi hal yang harus kita kedepankan," ujarnya.

Ia menambahkan, angka kasus positif harian memang termasuk salah satu indikator awal dalam penentuan laju pandemi. Tapi selain itu juga perlu diukur angka kesakitan dan tingkat keparahan yang terjadi di masyarakat. 

"Terutama juga fatalitas kesehatan dan tingkat kematian menjadi indikator akhir. Dua hal indikator ini trennya masih banyak meningkat. Itu menunjukkan sebetulnya di hulunya masih banyak, itu berarti masih banyak yang tidak terdeteksi," ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Staf Kepresidenan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Percepat Program Vaksinasi Anak

Kepala Staf Kepresidenan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Percepat Program Vaksinasi Anak

Press Release | Senin, 21 Februari 2022 | 11:31 WIB

Kasus Covid-19 Indonesia Turun Signifikan, Puncak Gelombang Omicron Sudah Lewat?

Kasus Covid-19 Indonesia Turun Signifikan, Puncak Gelombang Omicron Sudah Lewat?

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 11:30 WIB

Nestle Indonesia Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun

Nestle Indonesia Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun

Press Release | Senin, 21 Februari 2022 | 11:25 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×