Risiko Persalinan Normal Apabila Bayi Berukuran Besar, Seperti Bayi Aurel Hermansyah

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 22 Februari 2022 | 17:21 WIB
Risiko Persalinan Normal Apabila Bayi Berukuran Besar, Seperti Bayi Aurel Hermansyah
Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar (Youtube.com)

Suara.com - Aurel Hermansyah hari ini, Selasa (22/2/2022), melahirkan anak pertamanya dengan Atta Halilintar di Rumah Sakit Bunda, Jakarta Pusat.

Putri pertama dari Anang Hermansyah ini melahirkan secara caesar karena bibit sang bayi memiliki berat 3 kilogram lebih dan dokter menduga janin tidak akan cukup melewati panggul untuk dilahirkan pervaginam.

"Nggak bisa tepat banget sih kalo sekarang 3,2, belum tentu juga. Tapi dari segi fisiknya, kelihatannya kayaknya 3 kg lebih. Mungkin enggak cukup, nih, antara kepala dan panggulnya," jelas obgyn Ivan Sini, yang menangani Aurel.

Pada umumnya, bayi lahir dengan berat badan 2,6 hingga 3,8 kilogram. Di atas berat tersebut, bayi dapat dikategorikan sebagai makrosomia.

Berdasarkan laman Parents, ada potensi masalah apabila sang ibu melahirkan secara normal.

Momen Atta Halilintar temani Aurel Hermansyah lahiran. [Instagram/@attahalilintar]
Momen Atta Halilintar temani Aurel Hermansyah lahiran. [Instagram/@attahalilintar]

Menurut obgyn bersertifikat dari Los Angeles, Michele Hakakha, memiliki janin berukuran besar otomatis ada peningkatan risiko operasi Caesar.

"Ini karena wanita dengan bayi yang lebih besar akan membutuhkan persalinan yang lebih lama dan peningkatan risiko serviks tidak melebar sepenuhnya atau kepala janin tidak turun," jelasnya.

Selain itu, ada peningkatan risiko trauma atau cedera pada vagina dan organ lainnya, termasuk robekan yang meluas ke rektum (saluran penghubung usus besar dengan anus).

"Risiko lainnya adalah sesuatu yang disebut distosia bahu. Ini terjadi ketika kepala bayi sudah keluarm tetapi bahunya tersangkut di belakang tulang kemaluan sang ibu," sambungnya.

Ia melanjutkan, "Terakhir, ada peningkatan risiko pendarahan postpartum (pendarahan berlebihan setelah melahirkan)."

Banyaknya risiko di atas tentu membuat seorang wanita mau tidak mau harus melahirkan secara caesar.

Menurut Krisdayanti, kondisi sang cucu dan Aurel baik-baik saja.

"Alhamdulillah satu jam sudah selesai. Alhamdulillah cucu kami, anak Atta dan Aurel lahir dengan selamat," jelas Krisdayanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aurel Hermansyah Didampingi Keluarga Jelang Lahiran, Intip 6 Momen yang Bikin Haru

Aurel Hermansyah Didampingi Keluarga Jelang Lahiran, Intip 6 Momen yang Bikin Haru

Video | Selasa, 22 Februari 2022 | 15:35 WIB

Krisdayanti Beberkan Proses Persalinan Aurel Hermansyah, Nangis saat Gendong Cucu Pertama

Krisdayanti Beberkan Proses Persalinan Aurel Hermansyah, Nangis saat Gendong Cucu Pertama

Entertainment | Selasa, 22 Februari 2022 | 14:44 WIB

Karena Indikasi Medis Ini Aurel Hermansyah Melahirkan Secara Caesar

Karena Indikasi Medis Ini Aurel Hermansyah Melahirkan Secara Caesar

Health | Selasa, 22 Februari 2022 | 14:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB