4 Olahraga Yang Baik Untuk Kesehatan Mental, Mulai Berlari Sampai Berenang

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 24 Februari 2022 | 13:35 WIB
4 Olahraga Yang Baik Untuk Kesehatan Mental, Mulai Berlari Sampai Berenang
Ilustrasi lari. (Pexels/Mentatdgt/funcrevidn)

Suara.com - Untuk meningkatkan kesehatan fisik, olahraga terbukti membantu Anda untuk tetap bugar sepanjang hari. Biasanya, kegiatan aktivitas fisik dilakukan pada saat hari libur, mulai dari pagi hari dan sore hari.

Tak hanya baik untuk kebugaran saja, olahraga juga baik untuk kesehatan mental Anda. Apa saja olahraganya? Berikut empat olahraga yang dikutip dari Red Bull.

Berlari

Ada banyak manfaat kesehatan dari olahraga berlari ini. Tak hanya meningkatkan kebugaran dan mengencangkan otot betis, tetapi juga baik untuk kesehatan mental. Pada tahun 2008, ahli saraf dari Jerman menggunakan pencitraan otak fungsional, yang menunjukkan bahwa pelari yang melakukan latihan, tingkat beta-endorphin meningkat setelah berlari selama dua jam.

“Olahhraga yang intens dapat menghasilkan endorfin tingkat tinggi. Endorfin adalah opiate tubuh sendiri, yakni sekelompok obat yang mencakup morfin, dan meningkatkan perasaan sejahtera,” ungkap Pemimpin Kesehatan Wanita dan Pelatih Dr. Juliet McGrattan.

Berenang

lustrasi Pakaian Renang yang Baik. (freepik)
lustrasi Pakaian Renang yang Baik. (freepik)

Jarang diketahui, ternyata olahraga berenang dapat mengurangi gejala kecemasan dan depresi bagi 1,4 juta orang dewasa di Inggris, berikut ungkapan sebuah penelitian.

Dikatakan, hampir setengah juta orang dewasa di Inggris memiliki masalah kesehatan mental, pada saat olahraga berenang, terbukti mengurangi kunjungan jumlah ke profesional medis kesehatan mental.

Di sisi lain, jajak pendapat YouGov yang dilakukan oleh Swim England, mengungkapkan bahwa lebih dari 490.000 orang setelah melakukan olahraga berenang, mampu mengurangi dan tidak lagi mengonsumsi pengobatan mengenai kondisi kesehatan mental.

Olahraga Ekstrim

Semua olahraga tentu memacu adrenalin, tetapi melakukan olahraga ekstrim disebut dapat mengurangi kondisi masalah pada kesehatan mental. Mulai dari berselancar, mendaki gunung, dan terjung payung.

Pada tahun 2016, olahraga ekstrim seperti skydiving dapat mengurangi orang dengan anhedonia, yaitu ketidakmampuan merasakan kesenangan dari aktivitas yang menyenangkan.

Para peneliti mengungkap, meski kebanyakan orang takut melakukan olahraga terjun payung, adrenalin yang dihasilkan mulai dikombinasikan dengan peningkatan kadar dopamin, yang di mana kadar ini berubah menjadi euforia.

Bersepeda

Sebuah studi tahun 2018 dari Barcelona Institute for Global Health mengatakan, bersepeda memiliki manfaat kesehatan bagi kesehatan mental seseorang, salah satunya mampu mengurangi rasa kesepian. Pada saat yang sama, bersepeda tidak hanya sekedar melatih kaki saja, melainkan dapat membentuk perkumpulan Klub Sepeda dan berinteraksi secara sosial, atau melakukan pertemuan dengan berkeliling menggunakan sepeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kebiasaan yang Dapat Membantu Meningkatkan Kesehatan Mental, Bisa Dicoba

5 Kebiasaan yang Dapat Membantu Meningkatkan Kesehatan Mental, Bisa Dicoba

Your Say | Kamis, 24 Februari 2022 | 12:29 WIB

Apa Itu Gaslighting? Kenali Cara Licik Seseorang Melakukan Gaslighting dalam Hubungan

Apa Itu Gaslighting? Kenali Cara Licik Seseorang Melakukan Gaslighting dalam Hubungan

Lifestyle | Kamis, 24 Februari 2022 | 08:20 WIB

3 Cara ini Harus Kamu Lakukan untuk Mendapatkan Self-Healing Terbaik

3 Cara ini Harus Kamu Lakukan untuk Mendapatkan Self-Healing Terbaik

Your Say | Rabu, 23 Februari 2022 | 13:59 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB