Sudah Dilakukan Beberapa Negara, Wamenkes Dante Singgung Rencana Vaksinasi Dosis Keempat

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 24 Februari 2022 | 15:30 WIB
Sudah Dilakukan Beberapa Negara, Wamenkes Dante Singgung Rencana Vaksinasi Dosis Keempat
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono (Ist)

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dante Saksono Harbuwono mengatakan vaksinasi dosis keempat atau vaksin booster kedua, berpotensi diterapkan di Indonesia.

Kata Dante, saat ini beberapa negara sudah menerapkan vaksin booster kedua kepada masyarakat.

"Kalau nanti diperlukan dengan studi, dievaluasi ternyata butuh booster keempat, bukan tidak mungkin booster keempat perlu dilakukan," ujar Wamenkes Dante dalam acara diskusi Radio Kesehatan, Rabu (24/2/2022) kemarin.

Wamenkes Dante juga mengingatkan, bahwa vaksin booster yang sudah diterapkan di Indonesia, akan memberikan perlindungan lebih lama dari paparan infeksi Covid-19.

Ini karena vaksin Covid-19 memiliki kemampuan perlindungan terbatas dalam kurun waktu tertentu. Sehingga manfaat vaksin booster adalah merangsang kembali antibodi agar tetap siap melawan virus SARS CoV 2.

"Dari studi yang kita punya, kita baru lakukan, analisis untuk booster ketiga, karena masa tiga sampai enam bulan itu proteksinya sudah menurun," ungkap Wamenkes Dante.

Namun alih-alih menggencarkan vaksinasi booster, pemerintah saat ini masih terus mengejar cakupan vaksinasi primer atau dua dosis pertama vaksin.

Apalagi saat ini cukup banyak masyarakat yang baru melakukan vaksinasi dosis pertama, tapi tidak melanjutkan vaksinasi dosis kedua padahal sudah lebih dari 6 bulan. Sehingga harus mengulang vaksinasi Covid-19 dari awal.

"Setelah mendapatkan vaksinasi premier lengkap, yang ditargetkan bulan Juni. Kemudian akan dievaluasi dengan uji klinik epidemiologi, kita diskusi tentang booster keempat, bukan tidak mungkin booster keempat dilakukan," jelas Wamenkes Dante.

baca juga

Perlu diketahui, saat ini per 21 Februari 2022, pukul 18.00 WIB diketahui bahwa vaksinasi nasional Indonesia untuk dosis 1 sudah mencapai 189,69 juta suntikan atau 91,08 persen dan dosis 2 mencapai 140,42 juta suntikan 67,42 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

95 Tenaga Kesehatan di Gunungkidul Terpapar Covid-19, Pelayanan Puskesmas Tetap Jalan

95 Tenaga Kesehatan di Gunungkidul Terpapar Covid-19, Pelayanan Puskesmas Tetap Jalan

Jogja | Kamis, 24 Februari 2022 | 14:16 WIB

Studi Temukan Penyebab Anak-Anak Berisiko Rendah Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Studi Temukan Penyebab Anak-Anak Berisiko Rendah Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 14:25 WIB

Kemenkes Ungkap Perbedaan Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Delta dan Omicron

Kemenkes Ungkap Perbedaan Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Delta dan Omicron

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 13:48 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×