KB Pascapersalinan Bukan Sekadar Kontrasepsi, Tapi Pastikan Anak Dapat ASI dan Pola Asuh Optimal

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 16 September 2026 | 12:30 WIB
KB Pascapersalinan Bukan Sekadar Kontrasepsi, Tapi Pastikan Anak Dapat ASI dan Pola Asuh Optimal
Menteri Kependudukan dan Pembangunan atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji memberi keterangan kepada awak media di Cilegon. [Hairul Alwan/Suara.com]
baca 10 detik
  • Menteri Wihaji menegaskan pelayanan KB pascapersalinan harus memberi manfaat nyata dan tidak sekadar mengejar target administratif.
  • POGI mengusulkan pengintegrasian pelayanan KB pascapersalinan dengan layanan kesehatan ibu sejak masa kehamilan hingga masa nifas.
  • Peningkatan kualitas pelayanan memerlukan inovasi edukasi kreatif serta proses konseling yang memberikan ruang bagi keputusan pasien.

Suara.com - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menegaskan pelayanan Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian target administratif. Menurutnya, program tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi ibu dan anak.

Hal itu disampaikan Wihaji saat membuka kegiatan Intensifikasi Pelayanan KB Pascapersalinan.

Wihaji mengatakan, KB pascapersalinan merupakan bagian dari upaya memastikan ibu dapat merencanakan kehamilan berikutnya. Dengan demikian, keluarga memiliki waktu dan kesiapan yang cukup untuk memberikan pengasuhan serta memenuhi kebutuhan anak.

Menurut dia, perencanaan kehamilan berkaitan dengan kesempatan anak memperoleh ASI, pola asuh, asupan gizi, kesehatan, hingga tumbuh kembang yang optimal.

“KB pascapersalinan adalah memastikan bahwa nanti anak-anak kita, yang kita layani, ibu-ibu, bisa memastikan keluarganya berencana, bisa memastikan anak berikutnya atau anak yang sekarang baru dilahirkan dapat pola asuh, dapat ASI, kemudian juga tentu pola asuhnya betul-betul optimal,” ujar Wihaji, dikutip Rabu (16/9/2026).

Oleh sebab itu, menurutnya, penguatan pelayanan KB pascapersalinan membutuhkan inovasi. Tantangannya, kata dia, bukan hanya mengenai ketersediaan alat kontrasepsi maupun tenaga kesehatan.

Edukasi, pencatatan, serta upaya membangun kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelayanan KB pascapersalinan.

Karena itu, menurut Wihaji, pendekatan komunikasi kepada masyarakat perlu mengikuti perkembangan zaman dan karakter generasi saat ini.

“Mesti ada inovasi, mesti ada kebijakan, mesti ada sesuatu yang baru. Termasuk kita bikin Permen (Peraturan Menteri), itu bagian dari inovasi, bukan ngakali. Tapi memang selama ini kita ini tercatat dalam administrasi, itu data,” imbuhnya.

baca juga

Ia juga mendorong agar edukasi mengenai KB pascapersalinan dikemas secara lebih kreatif dan menarik.

Menurut Wihaji, masyarakat perlu memahami bahwa KB tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan kontrasepsi. Lebih jauh, KB merupakan bagian dari perencanaan keluarga untuk mendukung kualitas generasi berikutnya.

Pendekatan komunikasi tersebut, lanjutnya, perlu menyesuaikan perubahan perilaku masyarakat, termasuk dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PP Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dr. Dhika Prabu Armadhanu mengusulkan agar pelayanan KB pascapersalinan diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan ibu sejak masa kehamilan hingga masa nifas.

Menurut Dhika, integrasi tersebut penting agar ibu memiliki waktu yang cukup untuk memperoleh informasi mengenai pilihan kontrasepsi dan menentukan metode yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhannya.

“KB pascapersalinan bukan hanya tentang memberikan kontrasepsi setelah persalinan, tetapi bagaimana kita memastikan ibu mendapatkan informasi dan konseling sejak dini, kemudian pilihan tersebut dapat dikonfirmasi setelah persalinan dan ditindaklanjuti pada kunjungan nifas,” ujar Dhika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Menteri Wihaji Apresiasi PSN dan Program KB di Kota Metro pada Puncak Hari Kontrasepsi Sedunia

Menteri Wihaji Apresiasi PSN dan Program KB di Kota Metro pada Puncak Hari Kontrasepsi Sedunia

News | Jum'at, 26 September 2025 | 11:20 WIB

Polisi Bicara Alat Kontrasepsi di Tas dan Kresek, Apa Hubungannya dengan Bunuh Diri Arya Daru?

Polisi Bicara Alat Kontrasepsi di Tas dan Kresek, Apa Hubungannya dengan Bunuh Diri Arya Daru?

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 17:19 WIB

Terkini

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

3 Shio Ini Diramal Paling Beruntung di Bulan November 2026

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Langit Tangerang Semarak, Puluhan Layang-layang Hiasi Akhir Pekan Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Madura United Curi Tiga Poin di Parepare, Penalti PSM Makassar Digagalkan Angga Saputro

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:48 WIB

×