Sakit perut Biasa atau Akibat Virus Corona Covid-19, Ini Bedanya!

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 25 Februari 2022 | 12:04 WIB
Sakit perut Biasa atau Akibat Virus Corona Covid-19, Ini Bedanya!
ilustrasi sakit perut (Pixabay)

Suara.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya sekadar penyakit pernapasan, tetapi juga virus yang menyerang banyak organ tubuh lainnya.

Gejala virus corona Covid-19 pada setiap orang pun bisa berbeda-beda tergantung pada cara sistem kekebalan tubuhnya bereaksi terhadap patogen.

Meskipun gejala umum virus corona Covid-19 berupa demam, sakit tenggorokan, pilek dan batuk. Ada pula yang mengalami sakit perut sebagai gejala virus corona Covid-19.

Sakit perut adalah gejala virus corona Covid-19 yang sama seperti halnya demam, sakit tenggorokan dan pilek.

Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa 1 dari 5 orang yang positif virus corona memiliki setidaknya 1 gejala gastrointestinal, seperti diare, muntah, dan sakit perut.

Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Menurut WHO, mereka yang dirawat di rumahs akit, 25,9 persennya mengalami masalah gastrointestinal terkait virus corona Covid-19.

Pada Maret 2020, laporan dari Forben mengatakan bahwa sakit perut dan diare mungkin merupakan tanda pertama dari infeksi virus corona Covid-19.

Laporan tersebut merujuk pada sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pasien virus corona dengan gejala gastrointestinal bisa memiliki hasil yang buruk dan peningkatan risiko kematian.

Hal ini menggarisbawahi perlunya mengevaluasi gejala GI, termasuk mual, muntah dan diare sebagai gejala potensial virus corona Covid-19, sebelum berkembang menjadi gejala pernapasan.

Studi lain terhadap 25.252 orang menemukan bahwa gejala gastrointestinal terkait virus corona yang umum adalah kurang nafsu makan, kehilangan penciuman dan perasa, diare, mual, sakit perut, dan muntah darah.

Tapi dilansir dari Times of India, beberapa orang mungkin bingung membedakan sakit perut terkait virus corona dan sakit perut biasa,

Nyeri perut terkait virus corona dalah nyeri umum di sekitar bagian tengah perut Anda. Anda mungkin merasa sakit di sekitar area perut

Saat ini, sakit perut biasanya terjadi pada beberapa hari pertama infeksi. Pada kebanyakan orang, gejala ini cenderung berlangsung cukup cepat (dalam satu atau dua hari).

Meskipun ini tergolong gejala yang langka, penelitian itu mengatakan seseorang harus tes Covid-19 bila mengalami diare dan sesak napas.

“Dalam kasus yang lebih ringan, sakit perut biasanya muncul bersamaan dengan sakit kepala dan kelelahan. Mereka juga cenderung terjadi dengan hilangnya penciuman dan nyeri otot yang tidak biasa pada orang dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Omicron Bisa Picu Komplikasi Parah Usai Pulih, Ini Daftarnya!

Varian Omicron Bisa Picu Komplikasi Parah Usai Pulih, Ini Daftarnya!

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 08:06 WIB

Studi Temukan Penyebab Anak-Anak Berisiko Rendah Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Studi Temukan Penyebab Anak-Anak Berisiko Rendah Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 14:25 WIB

WHO: Tingkat Keparahan Subvarian BA2 dan BA1 Sama dengan Varian Omicron

WHO: Tingkat Keparahan Subvarian BA2 dan BA1 Sama dengan Varian Omicron

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 19:45 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB