Jangan Anggap Enteng Virus Corona seperti Flu Biasa, Ini Lho Bahayanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:17 WIB
Jangan Anggap Enteng Virus Corona seperti Flu Biasa, Ini Lho Bahayanya!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Saat ini, varian Omicron masih dalam pantauan para ahli kesehatan. Meskipun gejala varian Omicron cenderung ringan, tetapi semua orang tidak boleh menyepelekan atau menganggapnya flu biasa.

Sebab, banyak orang ragu melakukan tes virus corona karena menganggap gejalanya hanya disebabkan oleh flu biasa, bukan varian Omicron.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengakui bahwa banyak orang mungkin kesulitan membedakan gejala flu biasa dan virus corona Covid-19 varian Omicron.

Karena itu, CDC menyarankan Anda untuk melakukan tes Covid-19 guna mengetahui diagnosisnya.

Selain itu dilansir dari Times of India, tes virus corona juga penting untuk mengungkapkan seseorang hanay terkena flu biasa atau virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Ada berbagai gejala virus corona tergantung pada bagaimana kekebalan inang bereaksi terhadap patogen. Tapi, beberapa gejala yang khas dari penyakit ini adalah demam, sakit tenggorokan, pilek, sesak napas dan kelelahan.

Dalam banyak kasus, sakit kepala, nyeri dan nyeri, ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau kaki, mata merah atau iritasi, dan diare juga diamati pada pasien virus corona.

Dalam kasus yang parah, virus corona dapat memengaruhi paru-paru, perut, dan kesehatan kognitif individu.

Karena itu, semua orang sudah seharusnya tidak menganggap virus corona Covid-19 dan variannya ini masalah yang enteng. Meskipun, sekarang ini varian Omicron hanya menyebabkan gejala ringan.

baca juga

CDC AS mengatakan virus corona Covid-19 bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah pada beberapa orang, dibandingkan flu biasa.

Virus corona Covid-19 juga bisa memakan waktu lebih lama sebelum orang menunjukkan gejala dan orang bisa menularkan penyakitnya untuk jangka waktu lama.

Sementara, penderiya flu biasanya menular sekitar 1 hari setelah menunjukkan gejala. Tapi, penderita virus corona bisa menularkan penyakitnya sebelum dan tanpa gejala apapun.

Studi telah menemukan bahwa orang yang terinfeksi virus corona dapat menyebarkan virus 8 hari setelah gejalanya muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Karakteristik Batuk Pada Pasien Covid-19 Varian Omicron

Begini Karakteristik Batuk Pada Pasien Covid-19 Varian Omicron

Health | Sabtu, 26 Februari 2022 | 12:11 WIB

Infeksi Varian Omicron Bikin Tubuh Kebal Covid-19 Selamanya? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Infeksi Varian Omicron Bikin Tubuh Kebal Covid-19 Selamanya? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Health | Sabtu, 26 Februari 2022 | 11:39 WIB

Gejala Omicron pada Remaja dan Cara Mengatasinya, Waspada Jika Batuk Kering atau HIdung Tersumbat

Gejala Omicron pada Remaja dan Cara Mengatasinya, Waspada Jika Batuk Kering atau HIdung Tersumbat

Health | Sabtu, 26 Februari 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×