Benarkan Punya Hewan Peliharaan Bisa Cegah Demensia? Ini Temuan Ahli!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:56 WIB
Benarkan Punya Hewan Peliharaan Bisa Cegah Demensia? Ini Temuan Ahli!
Ilustrasi hewan peliharaan. (Unsplash)

Suara.com - Demensia adalah istilah umum untuk gejala yang terkait dengan penurunan fungsi otak. Seiring bertambahnya usia, seseorang lebih berisiko mengalami masalah otak tersebut.

Tapi kabar baiknya, hidup yang baik bisa mencegah penurunan otak terkait demensia. Temuan ini dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan ke-74 American Academy of Neurology.

Para peneliti di AS melaporkan bahwa memiliki hewan peliharaan jangka panjang terkait dengan tingkat memori dan penurunan otak yang lebih rendah pada orang usia 50 tahun ke atas, dibandingkan orang yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Para peneliti dari University of Michigan Medical Center menguji lebih dari 1.300 orang yang rata-rata berusia 65 tahun.

Lebih dari setengah dari mereka yang memiliki ingatan dan pemikiran normal pada awal penelitian memiliki hewan peliharaan.

Ilustrasi  demensia (freepik)
Ilustrasi demensia (freepik)

Pada titik ini, orang yang memiliki hewan peliharaan cenderung memiliki tekanan darah rendah dan berisiko rendah alami depresi dibandingkan orang yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Para peneliti telah menilai hal ini dengan melihat skor orang pada penilaian memori dan pemikiran selama periode enam tahun.

Selama enam tahun, ingatan dan otak orang yang tidak punya hewan peliharaan menurun lebih banyak daripada mereka yang memiliki hewan peliharaan selama lebih dari lima tahun.

"Mereka mencintai hewan peliharaannya dan hewan peliharaan dapat menjadi sumber penting persahabatan serta kenyamanan sepanjang hidup," kata Dokter Rosa Sancho, Kepala Penelitian di Alzheimer's Research UK dikutip dari Express.

Sementara penelitian yang berbasis di AS ini mengaitkan memiliki hewan peliharaan dengan beberapa perlindungan dalam ingatan dan penurunan otak, peneliti masih belum bisa memastikan hewan peliharaan memberikan manfaat jangka panjang atau berkaitan dengan risiko demensia.

"Penelitian ini belum dipublikasikan dan belum mungkin untuk mengungkap alasan di balik tautan yang telah diamati para peneliti," jelasnya.

Namun, ada beberapa tips lain untuk menurunkan risiko penurunan otak selain memiliki hewan peliharaan.

Gaya hidup yang lebih sehat terbukti mampu menguruangi risiko demensia. Selain itu, aktivitas fisik secara teratur adalah salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko demensia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Demensia Alzheimer? Penyakit yang Diderita Dorce Gamalama dengan Gejala Awalnya Pikun

Apa Itu Demensia Alzheimer? Penyakit yang Diderita Dorce Gamalama dengan Gejala Awalnya Pikun

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:18 WIB

Apa Itu Demensia Alzheimer? Penyakit Dorce Gamalama Sebelum Meninggal

Apa Itu Demensia Alzheimer? Penyakit Dorce Gamalama Sebelum Meninggal

Jabar | Rabu, 16 Februari 2022 | 12:51 WIB

Mengenal Penyakit Dorce Gamalama: Batu Ginjal, Hipoglikemia hingga Demensia Alzheimer

Mengenal Penyakit Dorce Gamalama: Batu Ginjal, Hipoglikemia hingga Demensia Alzheimer

Entertainment | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:50 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB