Dominasi Kasus di Inggris, Peneliti Sebut Omicron Siluman 60 Persen Lebih Menular dari Aslinya

Bimo Aria Fundrika

Senin, 28 Februari 2022 | 18:30 WIB
Dominasi Kasus di Inggris, Peneliti Sebut Omicron Siluman 60 Persen Lebih Menular dari Aslinya
Pembeli mengenakan masker saat berjalan di sepanjang Oxford Street, Kota London, pada (5/7/2021). [DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP]

Suara.com - Dominasi omicron telah di Inggris telah diambil alih oleh subvariann yang lebih menyebar. Mutasi itu kerap dikenal dengan istilah omicron siluman.

Dikenal sebagai BA.2, strain menyebar sekitar 30 sampai 60 persen lebih cepat dari omicron asli (BA.1). Dr Susan Hopkins, Kepala Penasihat Medis untuk Badan Kesehatan dan Keamanan Inggris (UKHSA), mengatakan bahwa mereka sekarang tahu bahwa BA.2 memiliki tingkat pertumbuhan yang meningkat yang dapat dilihat di semua wilayah di Inggris.

“Kami juga telah mengetahui bahwa BA.2 memiliki tingkat serangan sekunder yang sedikit lebih tinggi daripada BA.1 di rumah tangga. Meskipun rawat inap dan kematian tetap rendah, kasus masih tinggi di beberapa daerah dan beberapa kelompok usia sehingga penting bagi kita untuk terus bertindak hati-hati saat pembatasan dicabut," kata dia seperti dilansir dari The Sun. 

Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kedua strain omicron lebih ringan dibandingkan dengan strain Delta, yang datang sebelumnya. Seorang yang tertular varian omicron cenderung tidak membuat dirawat di rumah sakit.

Oleh karena itu tidak dianggap sebagai ancaman bagi pemulihan Inggris dari Covid. Tetapi akan ada lebih banyak varian di masa depan, yang dapat menganggu kenyamanan.

Cara terbaik untuk melindungi diri dari Covid-19 adalah dengan mendapatkan vaksin booster, dengan dua dosis yang dianggap sudah tidak efektif lagi.

Penyebaran lebih cepat

Penilaian risiko baru yang diterbitkan oleh Badan Kesehatan dan Keamanan Inggris hari ini mengatakan "BA.2 sekarang dominan di Inggris".

Keuntungan pertumbuhan - kemampuan varian untuk tumbuh dalam jumlah kasus dibandingkan dengan galur lain - adalah "signifikan" dan "sekarang terlihat di banyak negara".

Data menunjukkan bahwa orang lebih mungkin menyebarkan BA.2 ke anggota rumah tangga lain daripada BA.1. Sangat mungkin seorang terinfeksi BA.2 bahkan jika Anda sebelumnya memiliki jenis omicron BA.1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengkhawatirkan! Sebanyak 394 Balita di Bangka Terpapar Covid-19

Mengkhawatirkan! Sebanyak 394 Balita di Bangka Terpapar Covid-19

News | Senin, 28 Februari 2022 | 18:03 WIB

Jangan Cuma Fokus Omicron! Sepanjang 2022 Sudah 145 Orang Meninggal karena DBD

Jangan Cuma Fokus Omicron! Sepanjang 2022 Sudah 145 Orang Meninggal karena DBD

Health | Senin, 28 Februari 2022 | 17:48 WIB

Warga +62 Harap Merapat, Ada Kabar Baik Soal Covid-19 dari Kemenkes

Warga +62 Harap Merapat, Ada Kabar Baik Soal Covid-19 dari Kemenkes

Health | Senin, 28 Februari 2022 | 17:55 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB