Jangan Cuma Fokus Omicron! Sepanjang 2022 Sudah 145 Orang Meninggal karena DBD

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Senin, 28 Februari 2022 | 17:48 WIB
Jangan Cuma Fokus Omicron! Sepanjang 2022 Sudah 145 Orang Meninggal karena DBD
Ilustrasi--Anggota Karang Taruna melakukan pengasapan untuk mencegah penyebaran DBD. [ANTARA]

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat banyak orang kerap mengabaikan ancaman penyakit lainnya. Terlebih dengan peningkatan kasus ya g dipicu omicron, seolah semua perhatian tertuju pada penyakit tersebut.

Padahal, ada penyakit lain yang juga sebabkan tingkat keparahan bahkan kematian. Salah satunya demam berdarah dengue (DBD) masih menimbulkan korban jiwa. Buktinya baru 2 bulan tahun 2022 berjalan, sudah ada 145 orang meninggal karena DBD.

DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ‘dibawa’ oleh nyamuk Aedes Aegypti, ditandai dengan gejala khas seperti demam tinggi tanpa disertai gejala lainnya, tanpa disertai batuk, pilek, ataupun sesak napas.

Hal ini sebagaimana data terbaru yang dirilis Direktorat P2PTVZ Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 20 Februari 2022, menunjukan selama 2022 di minggu ke-7 sudah 13.776 kasus infeksi DBD dengan 145 orang di antaranya meninggal dunia.

Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)
Nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang menularkan virus dengue. (Sumber: Shutterstock)

Dari kasus infeksi DBD itu, pemerintah juga menemukan 21.177 orang dinyatakan suspek DBD atau mengalami gejala sakit yang kemungkinan terinfeksi virus dengue.

Selama dua bulan pertama 2022 juga kasus sudah bertambah 5.618 dari 13 provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Sulawesi Selatan dan Papua Barat

Lalu kematian baru juga bertambah 66 orang di 9 provinsi Sumatera Utara, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Papua Barat.

Adapun selama 2022 Bandung jadi kota tertinggi dengan DBD 598 kasus, kedua Depok dengan 394 kasus, Bogor 347 kasus, Sumedang 347 kasus, dan Cirebon 317 kasus.

"Jika diakumulasi sejak tahun 2021 hingga 20 Februari 2022 sudah ada 71.044 kasus, dengan kematian 690 orang," tulis akun Instagram @p2ptvz, dikutip suara.com, Senin (28/2/2022)

baca juga

Dari data itu, Kemenkes menyimpulkan insiden atau risiko infeksi DBD di Indonesia mencapai 26,1 per 100.000 penduduk. Sedangkan risiko kematian DBD di Indonesia mencapai 0,97 persen.

Selain itu kategori kelompok tertinggi terinfeksi DBD, berada di rentang usia 15 hingga 44 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Baru Capai 200 Lebih Tiap Harinya, Pemkot Jogja Pesimis dengan Penurunan Kasus Covid-19 di Februari Ini

Kasus Baru Capai 200 Lebih Tiap Harinya, Pemkot Jogja Pesimis dengan Penurunan Kasus Covid-19 di Februari Ini

Jogja | Senin, 28 Februari 2022 | 17:16 WIB

Sudah Masuk Musim Hujan, Waspada DBD Mengancam Nyawa Keluarga Anda!

Sudah Masuk Musim Hujan, Waspada DBD Mengancam Nyawa Keluarga Anda!

Health | Senin, 28 Februari 2022 | 17:14 WIB

Viral Satu Negara Dibuat Nangis Driver Ojol yang Tegar Antar Pesanan Saat Anaknya Meninggal Dunia, Ternyata Ini Faktanya

Viral Satu Negara Dibuat Nangis Driver Ojol yang Tegar Antar Pesanan Saat Anaknya Meninggal Dunia, Ternyata Ini Faktanya

Jogja | Senin, 28 Februari 2022 | 16:46 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×