5 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Tomat, Salah Satunya Kulit Kusam

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 03 Maret 2022 | 12:16 WIB
5 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Tomat, Salah Satunya Kulit Kusam
Ilustrasi Tomat (pixabay)

Suara.com - Yang kita tahu, tomat adalah salah satu makanan dengan nutrisi luar biasa yang banyak dicari orang. Manfaatnya tidak main-main, termasuk mencegah kanker prostat, salah satu jenis kanker yang paling ditakuti kaum lelaki.

Tapi tahukah Anda, ternyata tomat tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak. Sebuah penelitian mengungkap bahwa terlalu banyak makan tomat justru dapat menimbulkan efek samping yang mengejutkan.

Meski tentu saja manfaat tomat lebih besar daripada efek berbahayanya, Anda tak boleh berlebihan dalam mengonsumsinya. Dilansir dari Healthshots, ahli gizi Avni Kaul membuat daftar 5 efek buruk tomat pada kesehatan. Ini dia:

1. Batu ginjal

Beberapa senyawa dalam tomat sulit dipecah oleh cairan pencernaan manusia. Tomat kaya akan kalsium dan oksalat yang sering tidak tercerna dan tidak dikeluarkan dari tubuh. Mineral ini bisa disimpan dan menyebabkan pembentukan batu ginjal.

2. Mulas

Sifat asam tomat dapat menyebabkan mulas dan refluks asam jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak.

“Jika Anda sering menderita asam lambung atau GERD (penyakit refluks gastroesofageal), Anda perlu memperhatikan dosis tomat yang dimakan,” kata Kaul, yang merupakan pendiri Nutri Activania.

3. Nyeri sendi

Konstituen alkaloid tomat yang disebut solanin adalah penyebab rasa sakit dan pembengkakan pada persendian. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan kalsium di jaringan dan membuat sendi jadi meradang. Jika Anda memiliki masalah persendian, Anda harus membatasi makan tomat.

4. Perubahan warna kulit

Sementara ahli diet dan ahli gizi sama-sama memuji manfaat tomat untuk kesehatan, namun ternyata mengonsumsinya terlalu banyak dapat berdampak buruk bagi kulit Anda.

Konsumsi tomat yang berlebihan dapat menyebabkan Lycopenodermia, suatu kondisi yang disebabkan oleh kelebihan likopen dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan tampilan kusam pada kulit. Ingat, Lycopene adalah antioksidan baik yang ada dalam tomat, tetapi jumlahnya harus dibatasi hingga 75 mg per hari.

5. Alergi

Senyawa yang disebut histamin dalam tomat bertanggung jawab atas reaksi alergi. Gejala alergi seperti ruam kulit, batuk, bersin, dan gatal-gatal di tenggorokan bisa langsung terlihat setelah mengonsumsi tomat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Tomat Beku untuk Wajah, Diklaim Mampu Sembuhkan Muka Kemerahan dan Jerawat

Manfaat Tomat Beku untuk Wajah, Diklaim Mampu Sembuhkan Muka Kemerahan dan Jerawat

Lifestyle | Kamis, 24 Februari 2022 | 15:47 WIB

Harga Tomat di Kuala Simpang Naik Gila-gilaan, Tembus Rp 18 Ribu pe Kilogram

Harga Tomat di Kuala Simpang Naik Gila-gilaan, Tembus Rp 18 Ribu pe Kilogram

Sumut | Rabu, 23 Februari 2022 | 13:44 WIB

Bukan Hanya Menyegarkan, Ini 4 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan Tubuh!

Bukan Hanya Menyegarkan, Ini 4 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan Tubuh!

Your Say | Jum'at, 11 Februari 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB