Tetap Waspada, Ketahui Masa Inkubasi Omicron dan Kapan Sebaiknya Melakukan Tes PCR

Yasinta Rahmawati

Rabu, 09 Maret 2022 | 12:46 WIB
Tetap Waspada, Ketahui Masa Inkubasi Omicron dan Kapan Sebaiknya Melakukan Tes PCR
Ilustrasi hasil tes PCR dan Antigen. (Pixabay)

Suara.com - Penularan varian Covid-19 Omicron memang menjadi kekhawatiran tersendiri di Indonesia. Pasalnya, varian ini dinilai lebih cepat menular daripada varian sebelumnya. Rasanya akan penting untuk mengetahui berapa lama masa inkubasi Omicron, serta kapan waktu yang tepat untuk melakukan tes PCR setelah terpapar atau untuk memastikan kondisi.

Masa Inkubasi Omicron

Seiring mutasi virus Covid-19 yang terjadi, tampaknya masa inkubasi yang diperlukan juga semakin cepat. Masa inkubasi merupakan interval waktu antara ketika seseorang terinfeksi dan kemungkinan timbulnya gejala. Pada varian awal dan varian Delta, virus memerlukan waktu inkubasi sekitar empat hingga lima hari.

Pada varian Omicron, masa inkubasi yang diperlukan hanya tiga hari. Setelah tiga hari, tumpukan virus yang ada di dalam tubuh berjumlah sangat banyak sehingga memiliki potensi penularan yang paling tinggi. Hal ini disebut dengan viral load, di mana kondisi virus paling optimal untuk menyebar ke orang lain.

Namun demikian, penularan ini bisa dikurangi resikonya secara signifikan ketika seorang menjalankan protokol kesehatan ketat. Menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin, dapat membantu mengurangi risiko penularannya.

Lalu Kapan Waktu PCR Paling Tepat Ketika Terpapar?

Idealnya ketika seorang terpapar, atau melakukan kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan tidak menunjukkan gejala, tes PCR untuk memastikan kondisi bisa dilakukan 5 hingga 7 hari. Namun waktu tes ideal ini akan mengacu pada kondisi orang tersebut.

Ilustrasi tes PCR. (Elements Envato)
Ilustrasi tes PCR. (Elements Envato)

Tes pada waktu 5 sampai 7 hari dilakukan ketika tidak ada gejala yang muncul, dan orang tersebut dalam kondisi bugar. Dalam masa ini, orang dianjurkan untuk tidak melakukan kontak dengan orang lain untuk mengurangi resiko penularan. Selanjutnya berdasarkan hasil PCR, bisa ditentukan langkah selanjutnya apakah negatif atau haris menjalani isolasi mandiri.

Ketika setelah terpapar seorang menunjukkan gejala, maka sangat direkomendasikan untuk segera melakukan tes Antigen untuk screening. Akan lebih baik jika tes yang dilakukan adalah PCR, untuk memastikan kondisi kesehatan dan ada atau tidaknya virus di dalam tubuh.

baca juga

Untuk protokol dan pedoman isolasi mandiri sendiri bisa ditemukan di banyak artikel terkait di suara.com. Jadi, Anda tak perlu cemas tidak mendapatkan informasi terkini dan berguna, karena semua bisa didapatkan pada portal berita kami. Semoga informasi terkait masa inkubasi Omicron ini bisa berguna, dan semoga selalu sehat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persyaratan Tes PCR dan Antigen Dihapus, Pemkab Kulon Progo Siapkan Fasyankes dan Dorong Percepatan Vaksinasi

Persyaratan Tes PCR dan Antigen Dihapus, Pemkab Kulon Progo Siapkan Fasyankes dan Dorong Percepatan Vaksinasi

Jogja | Rabu, 09 Maret 2022 | 12:29 WIB

Berapa Lama Orang yang Sudah Sembuh Bisa Terinfeksi Omicron Lagi? Ternyata Relatif Cepat

Berapa Lama Orang yang Sudah Sembuh Bisa Terinfeksi Omicron Lagi? Ternyata Relatif Cepat

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 11:40 WIB

Menanti Hasil Tes PCR Terbaru Gibran Rakabuming Raka, Ditunggu Agenda Besar, Termasuk Dampingi Presiden Jokowi

Menanti Hasil Tes PCR Terbaru Gibran Rakabuming Raka, Ditunggu Agenda Besar, Termasuk Dampingi Presiden Jokowi

Surakarta | Rabu, 09 Maret 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×