Array

Penulis 'Lupus' Hilman Hariwijaya Meninggal Akibat Penyakit Liver, Inikah Tanda-tandanya?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 09 Maret 2022 | 17:15 WIB
Penulis 'Lupus' Hilman Hariwijaya Meninggal Akibat Penyakit Liver, Inikah Tanda-tandanya?
Hilman Hariwijaya meninggal. [ANTARA]

Suara.com - Penulis 'Lupus' Hilman Hariwijaya meninggal dunia hari ini, Rabu (9/3/2022). Ia meninggal di usia 58 tahun. Kabar duka itu diungkapkan oleh mantan Nessa Sadin melalui lewat Instagram pribadinya.

"Innalillahi wainnaillahi rojiun. Telah berpulang Hilman Hariwijaya, pukul 08.02 WIB. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk almarhum," kata Nessa dikutip ANTARA, Rabu (9/3/2022).

Hilman juga sempat mengunggah foto dirinya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit pada akhir tahun 2021 di media sosialnya. Belakangan diketahui bahwa penulis skenario sinetron Ikatan Cinta itu belum lama didiagnosis penyakit liver.

Penyakit liver adalah istilah umum yang mengacu pada kondisi apa pun yang memengaruhi hati. Kondisi ini dapat berkembang karena alasan yang berbeda, tetapi semuanya dapat merusak liver dan memengaruhi fungsinya.

Penulis Hilman Hariwijaya. [Dok.Antara]
Penulis Hilman Hariwijaya. [Dok.Antara]

Gejala penyakit liver bervariasi, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Mungkin juga seseorang memiliki penyakit hati dan tidak memiliki gejala sama sekali.

Namun, Hepatitis NSW mengatakan bahwa beberapa gejala umum dapat mengindikasikan beberapa jenis kerusakan hati yang parah. Ini termasuk:

  • kulit dan mata kekuningan, yang dikenal sebagai penyakit kuning
  • tinja pucat, berdarah, atau hitam
  • perut membesar karena asites, yang mungkin membuat tidak nyaman untuk berbaring atau makan
  • ensefalopati, masalah otak yang mengakibatkan perubahan nyata dalam suasana hati, tidur, dan kognisi

Hal-hal tertentu dapat membuat Anda lebih mungkin mengembangkan penyakit hati tertentu. Salah satu faktor risiko yang paling terkenal adalah minuman keras, yang didefinisikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sebagai lebih dari 8 minuman beralkohol per minggu untuk wanita dan lebih dari 15 minuman per minggu untuk pria.

Faktor risiko lainnya termasuk:

  • berbagi jarum
  • mendapatkan tato atau tindik badan dengan jarum yang tidak steril
  • memiliki pekerjaan di mana Anda terkena darah dan cairan tubuh lainnya
  • berhubungan seks tanpa menggunakan perlindungan terhadap infeksi menular seksual
  • hidup dengan diabetes atau kolesterol tinggi
  • memiliki riwayat keluarga penyakit hati
  • hidup dengan berat badan ekstra
  • terpapar racun atau pestisida
  • mengonsumsi suplemen atau herbal tertentu, terutama dalam jumlah besar
  • mencampur obat-obatan tertentu dengan alkohol
  • mengambil lebih dari dosis obat tertentu yang direkomendasikan

Baca Juga: Kabar Duka! Penulis Novel Lupus Hilman Hariwijaya Meninggal Dunia, Mona Ratuliu: Hampa Hati Gue

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI