Penulis Lupus Hilman Hariwijaya Meninggal karena Penyakit Liver, Begini Tahapan Perburukan Hati yang Terjadi

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Rabu, 09 Maret 2022 | 15:56 WIB
Penulis Lupus Hilman Hariwijaya Meninggal karena Penyakit Liver, Begini Tahapan Perburukan Hati yang Terjadi
Hilman Hariwijaya meninggal. [ANTARA]

Suara.com - Penulis Lupus Hilman Hariwijaya meninggal dunia hari ini, Rabu (9/3/2022) dalam usia 58 tahun dikarenakan penyakit liver. Berita itu diinformasikan oleh mantan istri Hilman, Nessa Sadin melalui laman Instagram pribadinya.

"Innalillahi wainnaillahi rojiun. Telah berpulang Hilman Hariwijaya, pukul 08.02 WIB. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk almarhum," kata Nessa dikutip ANTARA, Rabu (9/3/2022).

Lewat akun media sosialnya, Hilman juga sempat mengunggah foto dirinya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit pada akhir tahun 2021. Dikabarkan bahwa penulis skenario sinetron Ikatan Cinta itu belum lama didiagnosis penyakit liver.

Penyakit liver menjadi istilah yang awam digunakan untuk menggambarkan gangguan pada liver atau hati. Akibatnya organ tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik.

Kenali gejala-gejala liver tidak sehat. (Shutterstock)
ilustrasi penyakit liver. (Shutterstock)

Hati merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-selnya yang rusak. Tetapi, apabila sel yang rusak terlalu banyak, maka fungsi dan kerja hati juga dapat terganggu. Biasanya, fungsi hati akan mulai menurun saat kerusakan sel mencapai 75 persen.

Penurunan fungsi hati itu umumnya terjadi secara bertahap, tergantung dengan perkembangan penyakit yang mendasarinya dan seberapa besar kerusakan jaringan yang terjadi. Dikutip dari Alodokter, penyakit liver ada beragam jenis, namun beberapa gejala dan keluhannya sering kali mirip satu sama lain.

Oleh sebab itu, mengetahui setiap tahap kerusakan jaringan hati sangat penting untuk menentukan tindakan pengobatan dan pencegahan kerusakan jaringan lebih lanjut. Berikut tahapan yang bisa terjadi dari kerusakan hati.

Tahap 1

Penyakit liver pada tahap awal ditandai dengan adanya inflamasi (peradangan) pada sel-sel hati. Kondisi ini bisa menyebabkan jaringan hati menjadi lunak dan membengkak. Jika tidak ditangani dengan baik, inflamasi dapat membuat kerusakan permanen pada jaringan hati.

baca juga

Tahap 2

Pada tahap kedua, liver mulai mengalami fibrosis, yaitu suatu kondisi saat jaringan parut mulai tumbuh untuk menggantikan jaringan hati yang rusak. Pembentukan jaringan parut sebenarnya proses yang dilakukan oleh tubuh untuk menyembuhkan luka yang ada di jaringan hati. Namun, pembentukan fibrosis tersebut justru membuat hati tidak bisa berfungsi dengan normal.

Tahap 3

Apabila sudah masuk tahap ketiga, maka telah terjadinya sirosis atau kerusakan parah pada hati akibat penumpukan jaringan parut. Sirosis disebabkan akibat penyakit hati yang berlangsung dalam waktu lama. Pada tahap ini, hati sudah tidak bisa berfungsi dengan baik. Kondisinya juga akan ditandai dengan munculnya keluhan dan gejala yang lebih serius.

Tahap 4

Tahap keempat menjadi yang terakhir karena kerusakan hati sudah terjadi secara menyeluruh. Kondisi ini menyebabkan hilangnya fungsi hati secara keseluruhan. Sehingga pasien bisa dikatakan telah alami gagal hati.

Kerusakan hati yang sudah mencapai tahap akhir tidak bisa disembuhkan. Pasien yang alami kerusakan hati berat umumnya memerlukan penanganan dan perawatan khusus. Salah satu pilihan penanganan yang dianjurkan pada tahap ini adalah dengan melakukan transplantasi hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gejala Beragam dan Sulit Terdeteksi, Ini Fakta tentang Autoimun

Gejala Beragam dan Sulit Terdeteksi, Ini Fakta tentang Autoimun

Video | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:30 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Dari Lupus hingga Kanker Tiroid: Perjuangan Niken di Buku Saya Bukan Dokter

Dari Lupus hingga Kanker Tiroid: Perjuangan Niken di Buku Saya Bukan Dokter

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:20 WIB

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:13 WIB

10 Mei Hari Apa? Ternyata Banyak Perayaan dalam Sehari

10 Mei Hari Apa? Ternyata Banyak Perayaan dalam Sehari

Lifestyle | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kabar Terkini Pemain Sinetron Lupus Milenia, Sinetron Remaja Populer di Tahun 2000-an

Kabar Terkini Pemain Sinetron Lupus Milenia, Sinetron Remaja Populer di Tahun 2000-an

Entertainment | Senin, 22 September 2025 | 20:15 WIB

Gadis Konyol dan Penuh Humor dalam Novel Olga: Leukemia Kemping

Gadis Konyol dan Penuh Humor dalam Novel Olga: Leukemia Kemping

Your Say | Selasa, 29 Juli 2025 | 14:59 WIB

Hotman Paris Sembuh Total dari Infeksi Liver: Saya Janji Kurangi Dansa!

Hotman Paris Sembuh Total dari Infeksi Liver: Saya Janji Kurangi Dansa!

Entertainment | Kamis, 20 Maret 2025 | 17:58 WIB

Ulasan Novel Olga: Freelance, Warisan Humor dari Penulis Ngocol

Ulasan Novel Olga: Freelance, Warisan Humor dari Penulis Ngocol

Your Say | Kamis, 09 Januari 2025 | 11:55 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×