Nutrisi Pengaruhi Kondisi Terlambat Bicara Anak, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 10 Maret 2022 | 11:44 WIB
Nutrisi Pengaruhi Kondisi Terlambat Bicara Anak, Benarkah?

Suara.com - Telat bicara atau speech delay jadi permasalahan yang umum di kalangan orangtua yang punya anak balita. Bahkan, dr Ajeg Indriastri dalam live Instagrm Hallo Bunda dari Generos.id mengatkaan terdapat kenaikan jumlah anak yang mengalami speech delay atau terlambat bicara pada masa pandemi.

“Generasi pandemi ini mau tidak mau harus menghabiskan sebagian besar waktunya hanya di rumah, yang akhirnya akan semakin lama terpapar gadget dan televisi,” ujarnya dalam keterangannya. 

Orangtua mesti sigap saat anak mengalami telat bicara. Salah satunya dengan melakukan stimulasi untuk menambah kemampuan bicara balita.

Tapi, perlu juga orangtua memperhatikan nutrisi anak. Apalagi anak balita sedang berada pada masa golden age di mana perkembangan sel-sel otaknya sedang pesat-pesatnya.

Terlebih untuk anak yang mengalami speech delay, ternyata asupan nutrisi sangat berpengaruh. Hal itu karena perkembangan sel otak anak sangat berpengaruh terhadap kemampuan bicaranya. Tidak hanya itu, jika terdapat ‘gangguan’ pada otak anak maka ia dapat mengalami speech disorder. Speech disorder atau gangguan suara dapat mempengaruhi cara seorang anak dalam menciptakan suara untuk membentuk kata-kata.

Ilustrasi makanan sehat dan bergizi. (Unsplash/K15 Photos)
Ilustrasi makanan sehat dan bergizi. (Unsplash/K15 Photos)

Gangguan tersebut diakibatkan karena adanya gangguan di otak, misalnya karena kejang, asfiksia, infeksi di otak, dan salah satunya keracunan logam berat. Direktur Yamet Child Development Center Tri Gunadi menyebutkan rata-rata untuk kasus speech disorder karena adanya gangguan pada area otak, seperti adanya racun dalam otak.

“Keracunan apa? keracunan logam berat, seperti merkuri yang ada di ikan laut, atau timbal yang ada di asap kendaraan bermotor, dan lain sebagainya. Jadi antioksidan itu akan mendesak beberapa hal yang akan membantu mendorong racun-racun keluar dari tubuh,” tuturnya di Klinik Pusat Yamet CDC, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya logam berat acapkali meracuni otak sehingga membuat anak mengalami speech delay. Dengan demikian dibutuhkan antioksidan yang tinggi untuk mengusir racun-racun tersebut. Kemudian dia mengulas produk suplemen atau vitamin otak anak Generos yang salah satu kandungan aktifnya adalah ekstrak ikan sidat. Ia mengemukakan bahwa ikan sidat memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

 Ikan sidat mengandung vitamin A yang salah satu bentuknya adalah Beta Karoten, yang merupakan senyawa dengan aktivitas antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Baik radikal bebas yang berasal dari oksidasi tubuh mupun polusi dari luar. Nah, mengonsumsi ikan sidat yang kaya akan vitamin A ini akan membantu meningkatkan imunitas tubuh, karena berperan sebagai antioksidan alami.

baca juga

Tidak hanya itu, antioksidan dari ikan sidat yang terkandung dalam Generos vitamin otak ini juga mampu menjaga sistem imun tubuh. Tentu hal ini sangat diperlukan bagi anak-anak, terutama yang sedang mengalami keterlambatan dalam tahap tumbuh kembangnya. Sehingga anak-anak tersebut tidak mudah sakit.

Apalagi, direktur klinik tumbuh kembang untuk anak berkebutuhan khusus yang telah memiliki 42 cabang di seluruh Indonesia itu mengatakan, anak yang sudah mengalami terlambat bicara tentu memiliki beban aktivitas yang lebih ketimbang anak-anak pada umumnya. Oleh karena itu diharapkan anak-anak tersebut tidak mudah sakit, agar proses stimulasinya dapat berjalan dengan optimal. Namun Bunda tidak perlu khawatir akan rasa amis dari ikan sidat karena Bunda bisa memberikan Generos kepada si Kecil.

Terlebih dengan kandungan-kandungan lain seperti madu hutan, temulawak, pegagan dan mengkudu menjadikan manfaat Generos yang sangat baik untuk mendukung stimulasi anak yang mengalami speech delay dari dalam. Sehingga tidak berlebihan jika dikatakan bahwa anak speech delay juga membutuhkan stimulasi dari dalam, yaitu nutrisi yang memadai seperti yang terkandung dalam vitamin otak tersebut.

Madu hutan memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah kandungan senyawa yang bertindak sebagai antioksidan, termasuk fitokimia, flavonoid, dan asam askorbat, dan masih banyak manfaat lainnya.

Selain itu Generos juga mengandalkan pegagan atau centella asiatica yang mengandung Brahminoside. Yaitu senyawa yang memiliki protein penting bagi sel otak. Generos sendiri telah terdaftar di BPOM RI, TR 193 633 201 dan juga mendapatkan sertifikat halal dari MUI, LPPOM MUI 12130007021219. Sehingga produk ini aman untuk dikonsumsi anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telur Bercangkang Cokelat vs Putih, Manakah yang Lebih Baik dan Sehat?

Telur Bercangkang Cokelat vs Putih, Manakah yang Lebih Baik dan Sehat?

Health | Senin, 07 Maret 2022 | 19:00 WIB

Jelang Hari Perempuan Internasional, Ini 4 Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Perempuan Untuk Jaga Kesehatan

Jelang Hari Perempuan Internasional, Ini 4 Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Perempuan Untuk Jaga Kesehatan

Health | Senin, 07 Maret 2022 | 07:21 WIB

Rasanya Pahit dan Pembuatannya Sulit, Madu Corbezzolo Sangat Langka dan Dinilai Paling Berharga di Dunia

Rasanya Pahit dan Pembuatannya Sulit, Madu Corbezzolo Sangat Langka dan Dinilai Paling Berharga di Dunia

Health | Sabtu, 05 Maret 2022 | 22:28 WIB

Terkini

Ulasan Malam Terakhir: Cerita tentang Kebebasan dan Perlawanan terhadap Kekuasaan

Ulasan Malam Terakhir: Cerita tentang Kebebasan dan Perlawanan terhadap Kekuasaan

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 18:30 WIB

Cara Mengoptimalkan Eksfoliasi: Kenali Manfaat dan Langkah Awalnya

Cara Mengoptimalkan Eksfoliasi: Kenali Manfaat dan Langkah Awalnya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 18:22 WIB

KontraS: Sidang Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus Cuma Sandiwara!

KontraS: Sidang Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus Cuma Sandiwara!

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:20 WIB

KPK Datangi Dua Lokasi Penting Pemkab Muara Enim, ULP dan PUPR Digeledah

KPK Datangi Dua Lokasi Penting Pemkab Muara Enim, ULP dan PUPR Digeledah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 18:20 WIB

As a Reincarnated Aristocrat Musim 3 Ungkap Cast Baru, Tayang 27 September

As a Reincarnated Aristocrat Musim 3 Ungkap Cast Baru, Tayang 27 September

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 18:20 WIB

8 Arti Mimpi Banjir: Makna, Interpretasi, dan Pesan yang Tersembunyi

8 Arti Mimpi Banjir: Makna, Interpretasi, dan Pesan yang Tersembunyi

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 18:15 WIB

Eks Menpora Dito Ariotedjo akan Bersaksi di Sidang Kasus Haji Besok

Eks Menpora Dito Ariotedjo akan Bersaksi di Sidang Kasus Haji Besok

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:14 WIB

Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat

Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:09 WIB

Modal Photocard Idol, Penjualan Melejit! Kok Bisa Strategi Marketing Ini Laku Keras di Indonesia?

Modal Photocard Idol, Penjualan Melejit! Kok Bisa Strategi Marketing Ini Laku Keras di Indonesia?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 18:06 WIB

KRI dan Helikopter Dikerahkan, Pencarian Jurnalis Hilang di Krakatau Masih Nihil

KRI dan Helikopter Dikerahkan, Pencarian Jurnalis Hilang di Krakatau Masih Nihil

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 18:05 WIB

×