Studi: Covid-19 Dapat Menyebabkan Masalah Gangguan Mental Dalam Jangka Panjang

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Senin, 14 Maret 2022 | 20:37 WIB
Studi: Covid-19 Dapat Menyebabkan Masalah Gangguan Mental Dalam Jangka Panjang
Ilustrasi depresi pada Pria (Unsplash/ Nik Shuliahin)

Suara.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya memengaruhi kesehatan secara fisik, tetapi juga mental. Bahkan, kondisinya dapat bertahan dalam jangka waktu cukup lama.

Menurut sebuah riset baru yang terbit di The BMJ, orang yang terinfeksi Covid-19, bahkan dalam bentuk ringan, memiliki risiko tinggi terkena berbagai gangguan mental. Durasinya bisa sampai satu tahun setelah fase akut penyakit.

Masalah kesehatan mental tersebut antara lain gangguan kecemasan dan depresi, gangguan penggunaan opioid, dan gangguan tidur.

"Yang paling mengejutkan kami adalah risiko gangguan mental terbukti dialami penderita Covid-19 ringan, yang tidak memerlukan rawat inap," ujar penulis utama penelitian Ziyad Al-Aly, MD.

Dalam studi ini, peneliti dari VA St. Louis Health Care System menemukan penyintas Covid-19 berisiko mengalami gangguan tidur dan depresi masing-masing 41% dan 39%.

Ilustrasi seseorang yang depresi (unsplash.com)
Ilustrasi seseorang yang depresi (unsplash.com)

Mereka juga 35% berisiko terkena gangguan kecemasan, dan 38% mengalami stres serta gangguan stres pasca trauma (PTSD), lapor Health.

“Kebanyakan orang mulai mengembangkan gejala gangguan mental pada 90 hingga 120 hari pertama setelah infeksi awal mereka. Dalam beberapa kasus, itu bisa terjadi delapan bulan atau hingga satu tahun kemudian,” kata Al-Aly.

Di sisi lain, peneliti juga menemukan 80% penyintas Covid-19 mengalami masalah gangguan kognitif, seperti kabut orak dan kebingungan.

"Saya telah merawat banyak pasien Covid-19 yang tidak sakit parah tetapi mengalami insomnia yang sulit disembuhkan atau resisten terhadap pengobatan," imbuh ketua departemen kedokteran psikiatri dan forensik Antonio Bulbena di The Autonomous University of Barcelona.

baca juga

Ia melanjutkan, "Pasien yang menderita depresi dan kecemasan juga tidak merespons pengobatan dengan baik. Covid-19 telah menghasilkan jenis kecemasan dan depresi berbeda yang sulit diobati."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Stalker Para Selebriti: Apakah Menguntit Termasuk Gangguan Mental?

Kasus Stalker Para Selebriti: Apakah Menguntit Termasuk Gangguan Mental?

Health | Kamis, 03 Maret 2022 | 16:00 WIB

Klaim Idap Gangguan Mental, Percobaan Bunuh Diri Ayu Aulia Settingan?

Klaim Idap Gangguan Mental, Percobaan Bunuh Diri Ayu Aulia Settingan?

Entertainment | Senin, 28 Februari 2022 | 14:34 WIB

Studi Baru: Perubahan Iklim Meningkatkan Jumlah Penderita Gangguan Mental

Studi Baru: Perubahan Iklim Meningkatkan Jumlah Penderita Gangguan Mental

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 15:04 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×